Politik Pemerintahan

Pakar Politik Unair Sebut PDIP Pandai Manfaatkan Ceruk Anak Muda Surabaya

PDIP
PDIP

Surabaya (beritajatim.com) – Pakar Politik Universitas Airlangga (Unair), Hari Fitrianto menyebut PDIP pandai memanfaatkan ceruk anak muda. Itu menjadi salah satu faktor penyebab PDIP bisa berjaya di Surabaya.

Hari menerangkan, PDIP mampu menjalankan strategi kampanye dengan memanfaatkan media sosial secara maksimal. Alhasil, PDIP bisa diterima di kalangan anak muda.

“Saat televisi kurang diminati anak-anak muda dan lebih memilih gawainya, PDI Perjuangan berhasil masuk dan menggarap kampanye di medsos. PDI Perjuangan berhasil masuk dalam gaya hidup anak-anak muda yang semua kebutuhannya bisa didapat melalui gawainya,” ujar Hari, Kamis (19/1/2023).

Strategi ini diperkuat dengan sangat aktifnya sayap partai. Ketika partai lain ngos-ngosan, sayap PDIP terus mengembang dan melanjutkan kaderisasi sehingga tumbuh kader-kader muda.

“Sayap partai ini bisa digunakan untuk menjadi ceruk kaderisasi anak-anak muda. Partai lain belum mampu menggarap ini dengan maksimal namun PDI Perjuangan mampu untuk itu,” kata dia.

Hari juga menyoroti hasil survei yang dirilis Surabaya Survey Center (SSC), yang menunjukkan elektabilitas PDIP berada di angka 46,7 persen dan jauh meninggalkan partai-partai lain. Menurut dia, ada sejumlah alasan, salah satunya atribut.

“Baru soal atribut saja, PDI Perjuangan sudah berjaya,” terang Hari.

Dalam survei SSC, ketika responden ditanya soal atribut partai apa yang sudah ada di rumah, 43,5 persen menjawab PDIP. Sedangkan saat di luar rumah, 55,9 persen responden menjawab sering melihat atribut PDIP.

“PDI Perjuangan mampu menguasai visualisasi kampanye di tingkat offline,” ucap Hari.

Gerakan kepartaian juga menjadi penentu berjayanya PDIP di Surabaya. Para kader bergerak kompak turun ke masyarakat, dibuktikan dari hasil survei yang menunjukkan angka 50,5 persen.

Tak kalah ketinggalan, PDIP bisa dibilang sukses berkampanye di medsos. 55,5 persen responden survei menjawab lebih sering melihat kampanye PDIP muncul di medsos ketimbang partai lainnya.

“Konsistensi PDI Perjuangan menggarap dunia maya dan akar rumput inilah yang akhirya membuat elektabilitasnya sangat tinggi,” kata dia.

Ditambah kemampuan merawat pemilih tradisional menjadi nilai tambah PDIP di mata pemilih. Belum lagi soal hattrick di Pilkada Surabaya, makin menguatkan posisi PDIP dalam percaturan politik di Kota Pahlawan.

“Saat era Wali Kota Pak Bambang DH, dilanjut Bu Risma dan sekarang Wali Kota Eri Cahyadi sukses, maka akan berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat terhadap PDI Perjuangan,” ucap Hari.

Dengan deretan faktor itu, ditambah tingginya elektabilitas, Hari yakin PDIP bakal menang di Pemilu 2024. Bahkan jauh meninggalkan partai-partai lain.

“Secara nasional, PDI Perjuangan akan menang lagi. Begitu juga di Surabaya. Bahkan di Surabaya menangnya akan sangat tebal melebihi nasional,” tutup Hari. [beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar