Politik Pemerintahan

Paguyuban Pengusaha Gresik Barat dan Relawan Jaman Siap Menangkan Pasangan NIAT

Cabup H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) melakukan orasi Politik di depan pendukungnya

Gresik (beritajatim.com) – Ratusan paguyuban pengusaha Gresik Barat, dan relawan yang tergabung dalam Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) siap memenangkan pasangan Cabup H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) atau NIAT di pilkada serentak yang digelar pada 10 Desember 2020 mendatang.

Ketua Paguyuban Pengusaha Gresik Barat Amar Prayitno mengatakan, paguyubannya siap memenangkan pasangan NIAT. Sebab, sudah terbukti serta berjasa saat pengusaha ada kendala di lapangan.

“Gus Yani itu orangnya pedulian sama pengusaha. Saat itu, ada 30 pengusaha menyampaikan aspirasinya ke dewan terkait pemortalan jalan yang dianggap menghambat pergerakan distribusi barang. Tanpa banyak bicara Gus Yani langsung mendengar aspirasi pengusaha,” katanya di sela-sela Deklarasi Posko Pemenangan di Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik, Sabtu (5/09/2020).

Hal yang sama dikemukakan oleh Ketua Relawan Jaman DPD Jatim Mulyadi. Menurutnya, masyarakat Gresik sudah merindukan perubahan. Untuk itu, pihaknya siap memenangkan pasangan NIAT.

“Pasangan NIAT harus menang demi perubahan di Gresik,” paparnya.

Sementara itu, Gus Yani dalam orasi politiknya dihadapan masyarakat Menganti, Gresik menuturkan, saat ini masih banyak portal yang dipasang di jalan raya. Di sisi lain, Presiden RI Jokowi membangun infrastruktur untuk mempermudah pendistribusian barang supaya tidak terjadi ‘high cost’ (biaya tinggi). Kenyataan itu terjadi di Gresik, dimana banyak sekat-sekat yang menyebabkan naiknya biaya logistik.

“Semestinya portal-portal yang masih dipasang di jalan itu dilepas. Sebab, hal ini sangat memberatkan pelaku usaha ditengah pandemi Covid-19.

“Perhatian pemerintah daerah hal itu sangat kurang begitu cepat terhadap kondisi dunia usaha,” ujarnya.

Gus Yani juga mengkritisi mengenai adanya UMKM yang dihadapkan pada birokrasi yang rumit saat mengakses permodalan. Padahal, UMKM sangat membutuhkan sentuhan serta suntikan modal.

“Ada tiga strategi khusus untuk meningkatkan UMKM. Pertama, akses permodalan. Kedua, pemahaman manajemen, dan ketiga pemasaran,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan NIAT di Kecamatan Menganti, Gresik, Mujid Ridwan mengatakan daftar pemilih tetap (DPT) di wilayah ini sangat besar. Karena itu, potensinya harus dimaksimalkan.

“Ada sekitar 90 ribu DPT di Kecamatan Menganti. Kalau kita bersatu bisa memenangkan pasangan NIAT,” pungkasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar