Politik Pemerintahan

Optimalkan Layanan, Perumda Tirta Kanjuruhan Sesuaikan Jasa Administrasi

Malang (beritajatim.com) – Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang, terus melakukan upaya dalam membuat inovasi baru. Di awal tahun 2020 ini, Perumda Tirta Kanjuruhan siap optimalkan dan tingkatkan pelayanan demi kepuasan pada pelanggan.

Sejumlah inovasi pun dilakukan. Salah satunya, Elektronik Transaksi (E-Transaksi) berupa aplikasi Sistem Informasi Perumda Tirta Kanjuruhan (Sipika). Dimana aplikasi tersebut, untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan melalui sistem online telepon selular berbasis android.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, Rabu (1/1/2020) menjelaskan, aplikasi Sipika salah satunya, bukan hanya untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran secara online saja, tapi juga memberikan pelayanan penggantian meter air dan uji akurasi meter air pada pelanggan secara berkala dan tanpa dipungut biaya.

Selain itu, aplikasi Sipika yang dimiliki Perumda Tirta Kanjuruhan, juga memberikan keakuratan dalam membaca meter air secara online, serta tagihan rekening pemakaian air benar-benar sesuai dengan penggunaannya.

“Aplikasi Sipika yang dimiliki Perumda Tirta Kanjuruhan, masih satu-satunya di Indonesia. Sehingga dengan inovasi baru yang kita miliki, hal ini untuk memberikan kemudahan pelayanan, agar pelanggan puas dengan pelayanan yang kita berikan,” ujar Syamsul.

Dengan adanya kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, Syamsul melanjutkan, pihaknya juga butuh penyesuaian jasa administrasi. Namun, penyesuaian jasa administrasi tersebut tidak berlaku pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pemberlakukan penyesuaian jasa administrasi, akan dimulai per tanggal 1 Februari 2020 mendatang. Sedangkan penyesuaian jasa administrasi, pihaknya mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 71 Tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum.

“Peyesuaian jasa administrasi, tentunya kita sesuaikan dengan jenis golongan pelanggan. Dan bagi pelanggan air bersih Perumda Tirta Kanjuruhan yang berkategori MBR, tidak kita kenakan tarif penyesuaian jasa administrasi,” tegasnya.

Syamsul menambahkan, jika Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang telah memiliki 125,689 Sambungan Rumah (SR). Berdasarkan hasil survey kepuasan pelanggan tahun 2019 dengan melibatkan pihak ketiga, maka 95 persen pelanggan menyatakan puas atas pelayanan yang kita berikan.

Sehingga dalam upaya menyelenggarakan bisnis, yang jelas pihaknya tetap mangacu pada prinsip-prinsip pengelolahan perusahaan. Dimana bisnis yang kita kelola harus menghasilkan laba atau untung.

“Dari laba pengelolaan air bersih ini, kita juga memberikan manfaat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Diantaranya, melakukan bedah rumah milik warga miskin, bantuan pendidikan, dan membangun fasilitas umum,” papar Syamsul.

Terpisah, Kepala Yayasan Lembaga Konsumen Malang (YLKM) Soemito mengatakan, penyesuaian jasa administrasi yang akan diberlakukan Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang kepada pelanggan, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Sedangkan tarif jasa administrasi dari tahun 2014 hingga 2019 memang belum ada perubahan. Sehingga, tarif tersebut sudah tidak sesuai Surat Keputusan (SK) Direksi Nomor 4 Tahun 2014, sebagai dasar penetapan biaya jasa administrasi.

“Kami berharap dengan penyesuaian jasa administrasi, Perumda Tirta Kanjuruhan agar dapat meningkatkan kinerja pelayanan kepada pelanggan. Dimana nantinya bisa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar