Politik Pemerintahan

Optimalkan e-Master, 7.204 Pengurusan Kepangkatan Berhasil Dilayani Selama WFH

Surabaya (beritajatim.com) – Berbagai layanan pemerintah berhasil melakukan transformasi dari tatap muka ke sistem dalam jaringan (daring). Hal itu menjadi sangat penting ketika pandemi Covid-19 seperti saat ini. Salah satunya ialah layanan e-Master yang dikembangkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim.

Melalui e-Master, berbagai layanan kepegawaian tetap dapat berjalan optimal di tengah berbagai pembatasan yang tengah diterapkan Pemprov Jatim. Termasuk di antaranya ialah pemberlakuan satu hari bekerja di kantor dan satu hari bekerja di rumah (Work From Home atau WFH) yang telah berjalan sejak 23 Maret lalu berdasarkan SE Gubernur Jatim Nomor 800 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Pemprov Jatim.

Kepala BKD Jatim, Nurkholis kepada wartawan, Sabtu (9/5/2020) menjelaskan, komitmen instansi yang dia pimpin dalam mendukung physical distancing. Salah satunya diwujudkan melalui layanan e-Master. Melalui e-Master dan email [email protected], inovasi aplikasi e-Master berperan penting dalam memberikan layanan bagi ASN di tengah pandemi Covid-19.

Melalui e-Master, tak kurang dari 7.204 ASN yang berhasil dilayani proses kenaikan pangkatnya selama periode April 2020. Layanan tersebut secara rinci dilakukan untuk 3.603 pegawai Pemprov Jatim dan 3.601 pegawai pemkab/ pemkot se-Jatim. Atas pencapaian tersebut, Jatim menjadi provinsi tertinggi secara nasional dalam melaksanakan memberikan layanan tersebut.

“Selain kenaikan pangkat, melalu e-Master kami juga telah melayani 405 pegawai yang mengajukan pensiun di Triwulan I/2020. Semua dapat terselesaikan dengan baik,” tutur Nurkholis.

Mantan Kepala Biro Organisasi Setdaprov Jatim ini menjelaskan, e-Master telah memberi berbagai manfaat bagi layanan kepegawaian. Mulai dari sarana informasi data ASN hingga sistem layanan manajemen kepegawaian. “Dalam satu aplikasi e-Master ini memiliki bermacam fitur yang memudahkan manajemen ASN. Termasuk dalam menjalankan manajemen berbasis sistem merit,” ungkapnya.

Sistem merit dapat terlaksana dengan baik karena database kepegawaian lengkap, valid, up to date dan terintegrasi. E-Master juga memiliki fitur layanan dan laporan kepegawaian serta fungsi analisis perencanaan dan pengembangan ASN.

Karena itu, di tengah pembatasan jam kerja ASN ini Pemprov Jatim juga berhasil melaksanakan promosi dan mutasi jabatan pada kepala sekolah, eselon III dan eselon IV. “Selama April, kita melakukan pelantikan 22 kali dengan jumlah 263 kepala sekolah yang dilantik, 259 eselon III dan 605 eselon IV,” tuturnya.

Selain itu, layanan daring pada manajemen kepegawaian BKD juga memberi dukungan penting dalam mengupayakan pemenuhan tenaga medis selama Covid-19. Rekrutmen perawat, dokter, hingga para medik pendukung lainnya.

“Dengan jumlah ASN Jatim sebesar 78.359, pemanfaatan e-Master tentunya sangat mendukung percepatan proses pelayanan kepegawaian secara borderless dan paperless. ASN juga dapat memantau sendiri segala urusan kepegawaian ASN dan memiliki login personal,” jelas pejabat yang juga Sekretaris Satgas Pelaksanaan PSBB Jatim ini.

Pada pertengahan Mei ini, BKD Jatim juga akan dilaksanakan ujian dinas TK I dan TK II, pendaftaran dan persyaratan peserta di upload melalui e-Master. “Sudah terjadwal sebanyak 85 pegawai akan mengikuti ujian dinas dengan jadwal yang telah ditentukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan physical distancing,” pungkas Nurkholis. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar