Politik Pemerintahan

Nyai Eva Bersikukuh Surat Tugas Dirinya sebagai Bacawabup Sumenep Belum Dicabut

Nyai Eva menunjukkan surat tugas DPP Partai Hanura

Sumenep (beritajatim.com) – Beredarnya SK DPP Partai Hanura yang memutuskan mengusung pasangan Fattah Jasin – Ali Fikri masih memantik perbincangan, karena SK tersebut justru berbeda dengan surat tugas sebelumnya, yang memberikan mandat kepada Dewi Khalifah atau Nyai Eva sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sumenep.

“Surat tugas yang saya pegang ini merupakan surat tugas dari Tim Pilkada Pusat DPP Partai Hanura. Surat ini menugaskan saya sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sumenep,” kata Dewi Khalifah atau Nyai Eva, Senin (20/07/2020).

Ia menganggap surat tugas itu masih berlaku, karena hingga saat ini belum dicabut. “Belum ada pencabutan maupun evaluasi atas surat tugas kepada saya yang dikeluarkan oleh DPP Partai Hanura,” ujarnya.

Dewi Khalifah atau Nyai Eva, Ketus DPC Partai Hanura Sumenep

Nyai Eva yang juga Ketua DPC Partai Hanura Sumenep itu menjelaskan, surat tugas tersebut dikeluarkan Tim Pilkada Pusat DPP Partai Hanura pada 29 Januari 2020 dan diterimanya dalam forum rapat di DPP Partai Hanura. Dalam surat tugas itu, Nyai Eva bersama Achmad Fauzi yang dinyatakan sebagai Bakal Calon Bupati Sumenep tersebut diinstruksikan melaksanakan beberapa hal, di antaranya menyiapkan koalisi partai politik untuk memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai pasangan calon dalam Pilkada Serentak 2020. Mengingat kursi PDI Perjuangan dan Partai Hanura belum mencukupi.

“Setelah mendapat kepastian bahwa PAN juga mengusung kami, maka saya langsung melaporkan ke DPP Partai Hanura. Karena rekomendasi dari PAN yang memiliki 6 kursi di DPRD Sumenep membuat kami telah memenuhi syarat,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan jika dirinya hingga sekarang belum menerima surat secara resmi maupun pemberitahuan dari DPP Partai Hanura tentang pencabutan surat tugas sebagai Bacawabup Sumenep mendampingi Fauzi sebagai Bacabup Sumenep.

“Karena itulah, kami belum bisa berkomentar banyak tentang beredarnya SK DPP Partai Hanura yang memutuskan mengusung Fatah Jasin – Ali Fikri. Kami akan melakukan klarifikasi secepatnya ke DPP Partai Hanura maupun DPD Partai Hanura Jawa Timur,” ungkapnya.

Dalam SK Nomor: 060/B.3/DPP-Hanura/VI/2020 tertanggal 18 Juni 2020 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Hanura, DR Oesman Sapta dan Sekretaris Jendral, Gede Pasek Suardika, disebutkan bahwa dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, berdasarkan usulan tim pilkada pusat (TPP), dengan ini DPP Partai Hanura memberikan persetujuan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati, Dr Ir Fattah Jasin MS – Ali Fikri. ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Hanura, DR Oesman Sapta dan Sekretaris Jendral, Gede Pasek Suardika, disebutkan bahwa dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, berdasarkan usulan tim pilkada pusat (TPP), dengan ini DPP Partai Hanura memberikan persetujuan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati, Dr Ir Fattah Jasin MS – Ali Fikri. SK tersebut ramai beredar di media sosial. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar