Politik Pemerintahan

NU Jember dan Kencong Bantu PKB Menang dalam Pilkada

Jember (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kencong sepakat membantu Partai Kebangkitan Bangsa dalam pemilihan kepala daerah tahun ini. Mereka akan bersatu mendukung calon bupati dan wakil bupati yang diusung PKB.

Hal ini dikemukakan Ketua PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin dan Ketua PCNU Kencong Zainil Ghulam, di sela-sela acara deklarasi dukungan dan penyerahan surat tugas pencalonan bupati kepada Ifan Ariadna Wijaya, di kantor Dewan Pengurus Cabang PKB Jember, Jawa Timur, Rabu (1/7/2020).

“Prinsipnya kami berharap agar NU bisa satu komando untuk calon bupati Jember. Kami berharap ada kader sendiri yang jadi bupati. Secara kultural kami akan bersinergi dan bersatu dengan seluruh warga NU menyukseskan pilkada 2020, di mana NU dan PKB seperti orang tua dan anak. Maka itu kami harus mendukung,” kata Ghulam.

Sementara itu, Abdullah mengatakan, NU bukan partai politik, tapi memerlukan perlindungan dan komunikasi yang baik dengan kekuasaan. “PCNU Jember dan Kencong tidak mungkin mengantarkan calon, karena tidak punya kewenangan memberangkatkan, karena bukan partai politik. Tapi tidak mungkin juga tidak ikut berperan aktif dalam proses politik yang terkait kemaslahatan warga nahdliyyin dan masyarakat,” katanya.

PKB sudah memberikan ruang kepada NU untuk ikut menentukan calon bupati yang akan diusung. “Itu ketaatan PKB kepada NU, dan NU mengapresiasi itu dengan berkomitmen untuk berangkat bersama-sama,” kata Abdullah. Sejauh ini, NU Jember dan Kencong mendukung Ifan Ariadna Wijaya menjadi calon bupati.

Bagaimana jika ada warga NU lain yang ingin maju menjadi cabup? Abdullah tak akan menghalangi. “Tapi dukungan akan diberikan sesuai kesepakatan. Ada arus utama yang disepakati bersama. Ketika berpikir secara jamiyyah, ini tentu akan dikedepankan tanpa menghalangi warga yang ingin maju secara pribadi. Tapi sejauh ini tidak ada yang mengonfirmasi dan menyatakan ke NU Jember ingin maju (selain Ifan), apalagi sampai menerima rekomendasi. Jadi kami realistis,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar