Politik Pemerintahan

Pilkada Sidoarjo

NU dan PKB Krembung Satu Nafas untuk Menangkan Gus Muhdlor-Subandi

Sidoarjo (beritajatim.com) – DPAC PKB Kecamatan Krembung dan MWC NU Krembung siap memenangkan Paslon Nomor 2 H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – H. Subandi. Semangat berjuang itu tertuang dalam silaturrahmi Sidoarjo MAS (Muhdlor Ali Subandi) dengan perwakilan relawan Kordes Gus Muhdlor – H. Subandi di parkiran Kebun Raya Desa Rejeni Kecamatan Krembung.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Tahfidz DPAC PKB Krembung Sugito Adi Saputro, Ketua Dewan Syuro DPAC PKB Krembung Gus Mujib Mahshun, Rois Syuriah MWC NU Krembung KH. Kholili Abdul Jalil, Tokoh Masyarakat Krembung KH. Kholil dan tamu undangan lainnya.

Menurut Rois Syuriah MWC NU Krembung KH Kholili Abdul Jalil, orang-orang NU dan banomnya serta partai berideologi sama dengan ahlussunnah wal jamaah, yakni PKB sudah satu nafas akan memenangkan pasangan nomor 2 Gus Muhdlor – Subandi.

“NU dan PKB Krembung sudah satu nafas serta visinya, dalam Pilkada Sidoarjo 2020, akan mendukung dan memenangkan Gus Muhdlor-Subandi,” katanya Sabtu (10/10/2020).

Sementara Cabup Sidoarjo 2020 Gus Muhdlor mengapresiasi kekompakan dan semangat yang terbangun di Krembung. NU dan PKB sepakat bersama banomnya untuk mendukung dan siap memenangkan Sidoarjo MAS. “Saya salut dan gembira dengan tekat serta semangat relawan, pendukung dan simpatisan, termasuk jajaran NU dan PKB yang akan all out memenangkan Sidoarjo MAS,” terangnya.

Alumnus Unair Surabaya itu juga mengutarakan, di Krembung banyak terdapat madrasah diniyah. Aspirasi yang masuk, para guru madrasah diniyah ingin dunia pendidikan diniyah diperhatikan.

Lanjut Gus Muhdlor, menyejahterhkan madrasah diniyah, mulai insentif guru, sarana dan prasana serta cakupan lainnya, sudah masuk program prioritas dalam membangun Sidoarjo kedepan dalam dunia pendidikan umum dan agama (ngaji red,).

“Masalah madrasah diniyah, sudah masuk 17 program Sidoarjo MAS. Insentif guru harus dinaikkan sampai selayaknya. Peran guru ngaji sangat penting karena bisa membangun karakter anak didik,” paparnya.

Di depan emak-emak, putra KH Agoes Ali Masyhuri itu juga menjabarkan soal program pemberdayaan kaum wanita, yakni untuk membangkitkan dan memulihkan perekonomian warga Sidoarjo. Diantaranya Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma), beasiswa 10.000 mahasiswa, warga ber-KTP Sidoarjo gratis berobat ke rumah sakit dan mendapatkan BPJS gratis melalui program-program Universal Health Coverage (UHC).

“Kurma ini bentuk pemberdayaan perempuan dengan memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta sampai Rp 50 juta untuk kalangan perempuan, sebagai bantuan modal usaha mikro. Tujuannya agar perempuan Sidoarjo bukan hanya konsumtif, tetapi juga bisa produktif membantu tulang punggung keluarga,” paparnya berharap. [isa/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar