Politik Pemerintahan

Nota Dinas Bocor: ASN Dishub Jatim Dilarang ke Madura

Surabaya (beritajatim.com) – ASN Dishub Jatim dilarang melakukan kegiatan di Madura sejak 7 Juni hingga 21 Juni 2021, atau 14 hari lamanya. Sedangkan, mereka ASN Dishub yang bermukim di Madura, sementara diminta melakukan Work From Home (WFH) dan tidak perlu ke Surabaya.

Itu adalah isi nota dinas yang dikeluarkan Dishub Jatim. Nota dinas itu berisi imbauan untuk tidak melakukan kegiatan di Pulau Madura.

Nota dinas dengan nomor 800/083/113.1/2021 yang dibuat pada 6 Juni 2021 itu ditujukan kepada Kepala Bidang (Kabid) di Dishub Jatim. Nota dinas yang bocor ke publik dan beredar di group WA itu dikeluarkan oleh Sekretaris Dishub Jatim, Luhur Prihadi Eka N, MT.

Kepala Dishub Jatim Nyono yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/6/2021) menjelaskan, imbauan di nota dinas untuk tidak melakukan kegiatan ke Pulau Madura hanya berlaku untuk ASN/PNS di lingkungan Dishub Jatim, bukan untuk masyarakat umum.

“Nota dinas itu dibuat oleh Sekretaris Dishub Jatim dan ditujukan kepada Kepala Bidang di Dishub Jatim. Di situ sudah jelas untuk internal saja. Itu kan hanya untuk PNS di lingkungan Dishub Jatim saja, bukan untuk masyarakat umum,” kata Nyono.

“Jadi ASN Dishub Jatim yang tinggal di Madura, cukup Work From Home (WFH) saja. Lalu untuk pegawai Dishub Jatim, dilarang melakukan perjalanan dinas ke Madura,” imbuhnya.

Berikut isi lengkap Nota Dinas yang dikeluarkan Dishub Jatim terkait imbauan untuk tidak melakukan kegiatan ke Pulau Madura

“Sehubungan dengan meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Bangkalan Pulau Madura, maka diberitahukan kepada saudara dan seluruh staf yang berdomisili di Pulau Madura mulai tanggal 07 Juni 2021 sampai dengan tanggal 21 Juni 2021 untuk melaksanakan bekerja dari rumah (WFH). Serta, bagi pegawai yang berdomisili di luar wilayah Pulau Madura untuk tidak melaksanakan berpergian dan dinas luar ke wilayah Pulau Madura”. [tok/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar