Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Nilai Tes SKD di Ponorogo Cukup Tinggi

Kepala BKPSDM Ponorogo Winarko Arief saat menunjukkan nilai peserta bisa dilihat langsung di monitor yang disediakan panitia seleksi. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tes seleksi kompetensi dasar (SKD) yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Singodimedjo menghasilkan skor atau nilai yang cukup tinggi. Hal itu dimungkinkan karena jumlah soal tahun ini yang bertambah. Jika dulunya hanya 100 soal, kini soal tes SKD berjumlah 110 soal.

“Otomatis juga ada Nilai nilainya, jika dulu nilai maksimal 500 poin, sekarang tambah menjadi 550 poin,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Winarko Arief, Jumat (15/10/2021).

Winarko menyebut lama pengerjaan soalnya pun juga ikut naik, sekarang menjadi 100 menit, bertambah 10 menit dibanding sebelumnya yang hanya 90 menit. Dia mengungkapkan banyak peserta yang nilainya diatas 400. Rata-rata disetiap sesi, jumlah peserta yang nilainya diatas 400 bisa mencapai 20 persen.

“Peserta yang nilainya 400 keatas, rata-rata disetiap sesi ada 20 persen,” ungkap laki-laki yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo itu.

Namun, bagi peserta yang nilainya diatas 400 poin, diminta jangan jumawa dulu. Sebab, nantinya masih akan dilakukan perengkingan berdasarkan formasi.

“Nilai tinggi belum tentu masuk, ketika diformasi yang dipilih persaingannya ketat. Demikian pula yang nilainya rendah tapi masih passsing grade jangan berkecil hati dulu, belum tentu tidak masuk jika persaingan nilai diformasinya tidak ketat,” pungkasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf Wakil saat berkunjung ke Ponorogo. Dia menyebut jika dibandingkan dengan tahun lalu, banyak kenaikan.

“Nilai bagus banyak, yang diatas 400 banyak. Bahkan secara nasional, ada yang mencapai lebih 500,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar