Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

NGO BI Ciptakan Web Berbasis Keterbukaan Data Pengadaan Barang dan Jasa

Foto: Sejumlah wartawan sedang membuka aplikasi siipp.net

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Bojonegoro cukup besar. Nilainya Rp 7,1 triliun yang baru saja ditetapkan dalam P-APBD 2019 oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemkab Bojonegoro. Jumlah anggaran yang besar itu sepenuhnya digunakan untuk progres pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Sehingga masyarakat memiliki kewenangan dalam hal pengawasan. Sebagai langkah untuk mempermudah pengawasan penggunaan APBD Bojonegoro, salah satu Non Government Organization (NGO) Bojonegoro Institute (BI) mengembangkan sistem website siipp.net. Sebuah sistem keterbukaan informasi dan pemantauan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Website siipp.net ini untuk memantau perkembangan tahapan proses pengadaan barang dan jasa di Bojonegoro. Misalnya proyek apa saja yang hari ini sudah selesai tender, siapa penyedianya, berapa nilai kontrak dan waktu pelaksanaan pekerjaan,” ujar Direktur BI, AW Syaiful Huda, Jumat (16/8/2019).

Masyarakat, khususnya warga Bojonegoro, seharusnya bisa memanfaatkan siipp.net ini, agar bisa mengetahui dan memantau proyek-proyek yang ada di sekitarnya. Terlebih, di aplikasi siipp.net telah tersedia fitur atau menu yang berfungsi untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan pada masing-masing tahapan pengadaan.

Diantaranya, dari tahap perencanaan atau pengumuman, pemilihan penyedia, penetapan pemenang, hingga tahap pelaksanaan pekerjaan. Selain itu, pada tahapan “pemenang dan kontrak” terdapat grafik perkembangan data pagu anggaran, HPS (Harga Perkiraan Sendiri), hingga harga negosiasi dan nilai kontrak.

“Ada banyak fitur yang disediakan bagi penggunanya, mulai menu untuk menyampaikan laporan atau pengaduan serta aspirasi pada setiap proyek tertentu. Fitur yang menampilkan daftar penyedia berikut detail informasi terkait berapa kali ikut tender dan berapa kali menang. Mencari data; apakah penyedia yang kemarin bermasalah, lolos kembali mendapatkan proyek,” imbuhnya.

Sementara, salah seorang wartawan televisi lokal, Arik Tri Pangestuti mengatakan, dengan menggunakan siipp.net sangat membantu dalam kebutuhan data dan informasi yang berkaitan dengan proyek-proyek pengadaan di Kabupaten Bojonegoro. “Bermanfaat sekali. Menjadi data awal untuk melakukan peliputan terkait pengadaan barang dan jasa,” ungkap Arik, jurnalis perempuan yang juga aktif di organisasi AJI Bojonegoro ini.

Bahwasanya, lanjut dia, selama ini data dan informasi yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan barang dan jasa, belum banyak jurnalis yang mengetahui secara komprehensif maupun memanfaatkannya. Karenanya dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas jurnalis dan pengembangan aplikasi siipp.net sangat membantu para wartawan dalam melaksanakan tugas dan kerja-kerja jurnalistik. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar