Politik Pemerintahan

Natamukti Award Jadi Bukti Banyuwangi Berhasil Kembangkan UMKM

Banyuwangi (beritajatim.com) – Natamukti Award 2020 disandang Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang memang getol mendorong sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bergeliat. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu dinilai berhasil dalam mempromosikan, mendorong peningkatan kualitas produk, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya.

Penyerahan penghargaan digelar secara virtual, Kamis (17/9), oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada Bupati Abdullah Azwar Anas.

Penghargaan ini digelar oleh International Council for Small Buniness (ICSB) Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI.

“UMKM harus bisa bertransformasi agar bisa berkembang. Transformasi digital, transformasi penerapan teknologi dalam produksi maupun promosi. Jadi penting ke depan kita fokus pada sektor-sektor di mana UMKM ini bisa memiliki keunggulan,” jelas Menkop UKM Teten Masduki, Jumat (18/9/2020).

Sementara itu, Bupati Anas mengaku senang dengan penghargaan tersebut. Penghargaan ini, kata Anas, menjadi pelecut semangat Banyuwangi untuk semakin mendorong pengembangan UMKM daerah.

“Alhamdulillah. Apresiasi ini menjadi semangat kami untuk terus memacu pengembangan dan peningkatan UMKM lokal. Di tengah pandemi ini juga, menjadi tantangan bagi kami semua untuk memulihkan sektor UMKM,” kata Anas.

Selama ini, kata Anas, banyak upaya yang telah dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk mendorong pengembangan, peningkatan kualitas, serta menaikkan kelas UMKM Banyuwangi. Antara lain sebanyak 1.0000 usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di Banyuwangi yang mendapatkan dukungan platform pembayaran digital DANA untuk mengakselerasi ekonomi dalam rangka pemulihan di masa pandemi Covid-19.

“DANA tengah mendigitalisasi 1.000 UMKM. Ini akan mengakselerasi kinerja UMKM, ujungnya adalah bagaimana UMKM bisa terus menjadi basis penyerapan tenaga kerja,” ujar Anas.

Digitalisasi UMKM ini tidak hanya akan mendongkrak kinerja UMKM, tetapi juga sangat bermanfaat untuk evaluasi perkembangan ekonomi yang dilakukan pemerintah daerah.

“Dari sisi pemerintah, kolaborasi dengan platform digital ini memungkinkan kita untuk memonitor perekonomian masyarakat. Kita jadi tahu daya beli, perilaku pasar, pertumbuhan UMKM, dan sebagainya,” ujarnya.

Banyuwangi juga memfasilitasi UMKM lewat Rumah Kreatif. Di Rumah Kreatif ini, pelaku UMKM difasilitasi mulai packaging produk hingga pemasarannya.

Founder and Chairman of ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya berharap, penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pemerintah untuk memajukan UMKM di wilayahnya masing-masing.

“Penerima penghargaan ini sudah diseleksi secara ketat. Hanya daerah yang berhasil mengakselerasi UMKM-nya saja yang menerima ini,” kata Hermawan.

Hermawan menjelaskan penentuan penerima penghargaan Natamukti ini melalui proses panjang. Dimulai dari riset yang dilakukan tim ICSB, verifikasi, lalu berlanjut ke penilaian oleh tim ahli ICSB. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar