Politik Pemerintahan

Nasdem Minta Bupati Bentuk Dewan Riset Jember

Dannis Barlie Halim, juru bicara Fraksi Nasdem

Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Nasional Demokrat meminta Bupati Hendy Siswanto agar membentuk Dewan Riset Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Salah satunya mengatasi rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Dannis Barlie Halim, juru bicara Fraksi Nasdem mengatakan, pada 2020, Indeks Pembangunan Manusia IPM di Kabupaten Jember mengalami penurunan dan menduduki peringkat 31 di Jawa Timur. “Tentu salah satu penyebabnya adalah kondisi pandemi,” katanya.

Menurut Dannus, pada era Pandemi, ekonomi masyarakat Jember mengalami penurunan sebanyak minus 2,98 persen. “Angka tersebut bahkan lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa Timur. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan lebih-lebih pada pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan,” kata pria berkacamata ini.

Dannis mengingatkan, rendahnya ekonomi masyarakat menandakan kondisi tidak berjalan sebagaimana mestinya. “Kebutuhan pokok mereka dalam hal pembiayaan pendidikan juga akan melemah. Karena itulah Fraksi Nasdem merekomendasikan pembentukan Dewan Riset untuk mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Nasdem berharap Pemerintah Kabupaten Jember meningkatan pelayanan publik dengan cara menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. “Kedepankan prinsip transparansi, partisipasi, dan akutabilitas dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, sehingga dapat mewujudkan aspirasi rakyat dan cita-cita mulia bangsa dan negara,” kata Dannis.

Bupati Hendy Siswanto siap mempertimbangkan usulan pembentukan Dewan Riset tersebut. “Di bidang pendidikan, dapat kami sampaikan bahwa pemerataan pendidikan baik formal, informal dan non formal pada semua elemen pendidikan di Kabupaten Jember perlu dilakukan,” katanya, dalam sidang paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, di DPRD Jember, Rabu (1/9/2021).

“Oleh karenanya kami sepakat itu segera dilakukan agar kualitas sumber daya manusia memiliki keterampilan dan bisa bersaing, ketika memasuki dunia kerja di dalam maupun di luar negeri, melalui sinergi kolaborasi dan akselerasi dengan dunia usaha dan dunia industri dan elemen masyarakat lainnya,” kata Hendy. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar