Politik Pemerintahan

NasDem Kabupaten Kediri Siap Kawal Program Bupati Terpilih

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri Lutfi Mahmudiono

Kediri (beritajatim.com) – Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa akan dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kediri terpilih, pada 17 Februari 2021 mendatang. Sebagai salah satu partai pengusung, Partai NasDem mengaku, siap untuk mengawal seluruh program kerja yang menjadi visi dan misinya.

“Kita menyusun rencana bagaimana nanti bupati terpilih yang akan dilantik, pada 17 Februari 2021, nanti Fraksi NasDem bisa mengawal program yang menjadi visi-misi Bupati dan Wkail Bupati terpilih untuk menjalankan pemerintahan di Kabupaten Kediri. Fraksi NasDem tetap mempertahankan marwahnya, kristis, konstruktif dan solutif dalam mengawal program kerja,” jelas Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kediri, Lutfi Mahmudiono, Rabu (10/2/2021).

Sebagaimana diketahui, Bupati Kediri terpilih Hanidhito Himawan Pramana memiliki program 100 hari kerja dalam memprioritaskan penanganan Covid-19. Kabupaten Kediri yang saat ini bertengger di zona oranye bakal ditekan keluar menuju ke zona hijau Covid-19. Fraksi NasDem siap dalam mengawal program tersebut agar angka terpapar Covid-19 bisa menurun, serta tingkat kesembuhan meningkat.

“Visi misi beliau akan diajukan dalam bentuk RPJMD yang akan diajukan dalam bentuk Raperda. Kemudian akan disetujui bersama Kepala daerah dengan DPRD. Dalam RPJMD kemudian akan diturunkan menjadi RKPD. Lalu didalam RKPD ini dari pemrintah daerah sekarang untuk mengagendakan musyawarah rencana pembangunan di tingkat kecamatan. Kami, seluruh Frkasi NasDem bila diundang sebagai narasumber di masing-masing musrenbang, akan menyampaikan bahwa Fraksi NasDem siap menyawal program diajukan masyarakat melalui musrenbang tersebut,” tegasnya.

Lalu bagaimana pandangan Fraksi NasDem dalam penanganan Covid-19 di tahun 2020? Lutfi mengaku telah membuat beberapa catatan. Diantaranya, tentang penegakkan disiplin protokol kesehatan yang masih perlu ditingkatkan serta kurangnya peran Bupati dalam menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan penguatan.

“Catatan NasDem bagaimana menegakkan disiplin masyarakat dalam melaksanakan prokes. Karea saya melihat bayak masyarakat yang belum disipplin apalagi di masa PPKM, perlu ditingkatkan disiplin menjalankan prokes. Sehingga keterpaparannya bisa dikurangi. Bisa melibatkan semua pihak yang masuk dalam tim Gugus Tugas, karena sudah dibentuk dan ketuanya saudara Bupati. Maka Bupati yang baru terpilih bisa menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat. Supaya masyarakat terayomi, Negara hadir, masyarakat semangat bersama-sama melawan Covid,” bebernya.

Catatan berikutnya tentang penderita. Menurut Partai NasDem, masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 belum mendapatkan perhatian yang siginifikan oleh Tim Gugus Tugas maupun Pemda. “Mohon ditingkatkan lagi, karena saya melihat kalau ada warga terpapar, itu biasanya degan indikasi tertentu solasi mandiri, kemudian ada gejala ke rumah sakit. Meskipun ada prosedur itu, kalau sudah isolasi di rumah, kalau dia yang bekerja swasta, mereka tidak ada penghasilan. Ini yang perlu ditingkatkan perhatiannya. Kebutuhan makan-minum dan sembako untuk mereka,” tegasnya.

Menurut Lutfi, Pemda harus mengambil peran tersebut melalui penggunaan APBD. Tidak diserahkan secara total kepada desa. “Oleh karena itu, yang kami sampaikan Bupati untuk menghadirkan Negara di tengah-tengah masyarakat, bisa menurunkan APBD di masyarakat terdampak. Dari sisi anggaran sudah cukup, karena di tahun 2020 kemarin anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 368 miliar. Hari ini kita ikut rapat di bapeda, mau ada refocusing lagi,” tambahnya.

Pun demikian dengan visi misi mas Dhito, panggilan akrab putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu saat kampanyenya. Diantaranya, tentang janji peningkatan kesejahteraan guru honorer, program DITO (Desa Inovasi Teknologi) serta pemberian mobil siaga untuk setiap desa di Kabupaten Kediri.

“Visi dan Misi beliau yang dimasukkan dalam kampanye, juga akan kita kawal. Misalkan guru honorer akan terus kita kawal agar direalisasikan di tahun ini. Kemudian visi misi belau terkait Desa Inovasi Teknologi akan kita kawal dan janji beliau pemberian kendaraan siaga per desa akan terus kita kawal. Harapan saya, prioritas-prioritas ini bisa dilaksanakan kalau tidak tahun ini, ya dianggarkan tahun depan. Sehingga dalam pemerintahan bupati yang baru semua visi misinya bisa dilaksanakan. Semua untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar