Politik Pemerintahan

Nasdem Desak Rencana Detail Tata Ruang Jember Dirumuskan Segera

David Handoko Seto, juru bicara Fraksi Nasdem

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum memiliki Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang (Perda RDTR) sebagai turunan dari Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW) yang disahkan enam tahun silam.

“RDTR yang berfungsi sebagai kendali mutu pemanfaatan ruang wilayah Kabupaten Jember akan berdampak pada penataan detail,” kata David Handoko Seto, juru bicara Fraksi Nasdem, dalam sidang paripurna pandangan akhir fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020, di gedung DPRD Jember, Rabu (14/7/2021).

Dengan adanya RDTR, menurut David, diharapkan pada masa kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Firjaun Barlaman, Kabupaten Jember segera mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

“Desain pembangunan di Kabupaten Jember dapat mencantumkan strategi dan arah kebijakan program yang mempertimbangkan data kewilayahan atau aspek spasial, untuk menyempurnakan fokus pembangunan yang berdimensi sektoral,” kata David.

Menurut David, aspek spasial atau kewilayahan dalam perencanaan pembangunan sangat penting. Aspek ini akan menjadi dasar pertimbangan dalam penentuan kebijakan pembangunan yang bersifat afirmatif. “Sekaligus sebagai pedoman untuk menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di daerah. Tujuannya adalah untuk mengurangi kesenjangan antardaerah di wilayah Kabupaten Jember,” katanya. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar