Politik Pemerintahan

Nasdem: Banyak Pejabat Jember yang Setengah Hati dan Terkooptasi Politik Masa Lalu

David Handoko Seto (kiri) dan Bupati Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Nasional Demokrat DPRD Jember, Jawa Timur, menilai masih banyak pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah kabupaten yang tak maksimal bekerja dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi.

Hal ini membuat Nasdem menyarankan Bupati Hendy Siswanto agar benar-benar memperhatikan sejumlah aspek dalam menetapkan pejabat definitif, yakni aspek profesionalisme, kredibilitas, integritas dan loyalitas tinggi kepada pemerintahan dan pemimpin daerah.

“Ini perlu kami sampaikan karena selama enam bulan ke belakang masih banyak pejabat yang menjalankan tugasnya setengah hati dan cenderung masih terkooptasi dengan masa lalu politik yang dibawa-bawa sampai saat ini,” kata David Handoko Seto, juru bicara Fraksi Nasdem.

David menyebut rendahnya serapan anggaran sampai akhir semester pertama tahun ini sebagai indikator. “SPK (Surat Perintah Kerja), SPM (Surat Perintah Membayar), dan mekanisme terkait pengadaan barang dan jasa harus segera dikebut, karena rakyat juga sudah menunggu janji janji kampanye bupati dan wakil bupati,” katanya.

Terpisah, Bupati Hendy Siswanto sendiri mengaku khawatir dengan rendahnya serapan APBD 2021. Dia menilai, seharusnya serapan anggaran sudah 45 persen. Namun, menurutnya, OPD-OPD tidak terbiasa bekerja tanpa terlalu banyak minta petunjuk.

“Sekarang kami serahkan ke teman-teman OPD, silakan anda langsung belanjakan (anggarannya), langsung tenderkan. Kalau memang tidak paham, tanya kepada kami, kita diskusi. Kita ada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Tanya kepada saya, saya punya sedikit pengalaman. Tidak ada pengarahan-pengarahan apa-apa. Nah ini (OPD) masih mengerem, kurang kencang larinya,” kata Hendy. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar