Politik Pemerintahan

Napi Ikut Pemilu: Saya Tidak Mau Golput, Saya Punya Hak Pilih

Surabaya (beritajatim.com) Sejumlah narapidana di Markas Kepolisian Besar Resort Surabaya ikut memberikan hak suaranya pada pelaksanaan pemilu 2019, di Gedung Anindita, Polrestabes kota Surabaya, Rabu (17/4/2019).

Informasi yang didapat dari salah seeorang tahanan saat diwawancara menuturkan, “dirinya mewakili napi polrestabes Surabaya¬† tidak ingin golput, saya masih memiliki hak pilih”, ucapnya. Saat ditanya mengenai apa yang dia harapkan, diringa berucap bahwa ia masih punya harapan untuk lebih baik lagi bagi indonesia dan pemerintah bisa membela hak-hak rakyat.

Sebagai seorang narapidana dan tahanan, Ia juga mengucapkan terimakasih karena sidah difasilitasi untuk menentukan hak pilihnya. Saat ditanya mengenai kasusnya, dirinya berujar jika ia terkena kasus penggelapan dan kini sudah hampir satu bulan lebih mendekam di jeruji besi Markas Besar Polrestabes Surabaya.

Menurut Kompol Waya Purwa dari Kasat Tahti (Perawatan Tahanan dan Barang Bukti), ada sekitar 34 lebih tahanan yang ikut terlibat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 ini. Dirinya juga menututkan jika awalnya yang daftar ada 74 tahanan. Namun, yang sesuai syarat hanya 36 tahanan.(juf/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar