Politik Pemerintahan

Nama Ketua Tim Pemenangan SANDI Jadi Korban Kampanye Hitam

Malang (beritajatim.com) – Nama Ketua Tim Pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto alias SANDI, Darmadi, dicatut orang tidak bertanggungjawab.

Nama Darmadi dicatut untuk mengirimkan pesan di WhatsApp Group atau WAG. Isi pesan tersebut cukup meresahkan.

Berikut isi pesan tersebut;

“Intruksi. Semua struktur ranting wajib menggerakkan massa dan kader untuk datang ke TPS dan memilih sandi.

Memang Sanusi bukan kader PDI Perjuangan. Dia hanya untuk menggerus suara nu. Dr Umar sudah ke Sandi. Kiai Marzuki sudah kita kondisikan. Massa nu akan mudah digerakkan, kecuali. Sebarkan surat dukungan Kiai Marzuki untuk meyakinkan mereka.

Dua kasus korupsi sudah di Meja KPK. Tinggal diletuskan tahun depan. Kabarkan ke kader, Tahun 2021 Bupati Malang adalah Pak Didik, kader asli PDI Perjuangan.

Merdeka!!! Mari Bung Rebut Kembali.”

Menanggapi hal itu, Darmadi kemudian memberikan tanggapan terkait pesan yang beredar di WAG. Menurutnya, apa yang tertuang dalam pesan tersebut merupakan berita bohong alias hoaks.Ia merasa jadi korban kampanye hitam dan fitnah dari sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab dalam Pilkada Kabupaten Malang ini.

“Itu salah dan tidak benar. Itu hoaks. Sebuah fitnah keji yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” ucap Darmadi, Selasa (8/12/2020).

Pria yang juga menjabat Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Malang menegaskan, tindakan yang dilakukan oknum tersebut sangat tidak beretika.

“Sangat tidak beretika di tengah pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Malang. Sekali lagi bahwa itu tidak benar dan bukan akun saya,” tegas Darmadi.

Darmadi menerangkan, dirinya masih mempertimbangkan untuk membuat laporan secara resmi kepada aparat penegak hukum.

“Semoga orang yang membuat akun dan membuat fitnah kepada saya segera diberikan kesadaran. Masih saya pertimbangkan untuk melaporkan kepada pihak-pihak tertentu kepolisian atau yang lainnya, saya kira yang melakukan perbuatan memalsukan akun saya adalah orang yang tidak senang Kabupaten Malang dipimpin oleh pasangan SANDI yang merupakan orang baik dan ingin menjadikan Kabupaten Malang makmur,” pungkas pria yang juga menjabat Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malang. [yog/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar