Politik Pemerintahan

Mutasi Awal Tahun di Pemerintah Kota Malang

Wali Kota Malang Sutiaji memberikan salam kepada ASN yang dimutasi.

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang melakukan mutasi pejabat pada awal tahun 2021. Sebanyak 31 aparatur sipil negara (ASN) dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Ruang Sidang Balaikota Malang, Senin, (8/2/2021).

“Mutasi kali ini bukan karena kinerjanya yang jelek namun kami memberikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan untuk Pemkot Malang, sehingga kinerjanya diperlukan untuk mengembangkan tempat yang lain,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji.

Pejabat yang dimutasi antara lain, Drs. Mulyono, M.Si semula menjabat Sekretaris DPRD Kota Malang kini menempati jabatan baru yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang. Sri Winarni, SH yang semula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat saat ini menjabat menjadi Asisten Administrasi Umum.

Berlanjut Drs. Nuzul Nurcahyono saat ini menempati jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Kota Malang. Zulkifli Amrizal, S.Sos, M.Si menempati jabatan baru sebagai Sekretaris DPRD Kota Malang dan Dra. Rinawati, MM menggantikan Zulkifli sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Malang. Kemudian Dinas Lingkungan Hidup yang semula diisi oleh Rinawati, saat ini digantikan oleh Drs. Wahyu Setianto, MM.

Jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang semula kosong, saat ini diisi oleh Suwarjana, SE, MM. Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah dijabat oleh Ir. Sapto Prapto Santoso, M.Si. Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah, dijabat oleh DR. Handi Priyanto, AP, M.Si dan Ir. Ade Herawanto, MT menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang.

Sutiaji mengatakan, untuk posisi kepala dinas yang kosong akan segera di isi oleh ASN lainnya. Dia mengungkapkan, untuk pengisian jabatan yang kosong akan diumumkan pada Selasa, (9/2/2021) besok.

“Kalau dulu hari ini kosong maka besok bisa segera di isi, namun sekarang untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama prosesnya panjang, harus ada assesment internal. Jabatan yang kosong apa, itu yang akan di lelang dan diumumkan. Hari ini panselnya mau rapat,” tandas Sutiaji. (Luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar