Politik Pemerintahan

Musda Partai Demokrat Jatim Digelar September, Mengapa?

Bendahara Umum Partai Demokrat, Renville Antonio

Surabaya (beritajatim com) – Ramainya pembicaraan di internal Partai Demokrat terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Parta Demokrat Jatim, dijawab Bendahara Umum Partai Demokrat, Renville Antonio.

Menurut Renville, pelaksanaan Musda Partai Demokrat Jatim tidak akan digelar dalam waktu dekat. Info yang berkembang sebelumnya akan digelar pada Februari dibantah Renville. “Belum ada pembicaraan di DPP terkait pelaksanaan Musda Partai Demokrat Jatim,” ujar Renville ketika dikonfirmasi, Jumat (12/2/2021).

Renville menegaskan, pelaksanaan Musda untuk Jatim akan diselenggarakan tahun ini. Namun, karena banyak hal yang sedang dilakukan DPP, kemungkinan musda akan berlangsung pada bulan September mendatang.

“Banyak hal yang harus dikerjakan DPP sampai saat ini yang lebih urgent. Sehingga, kemungkinan besar nanti setelah lebaran. Ya, kalau kita berharap pada saat ulang tahun Partai Demokrat pada 9 September,” ungkapnya.

Renville menjelaskan, Musda tidak digelar dalam waktu dekat, karena ada beberapa pertimbangan. Yakni, konsentrasi DPP terkait munculnya bencana di beberapa wilayah di Indonesia.

DPP, kata Renville, saat ini fokus melakukan monitoring dan memberikan bantuan pada korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. “Setelah itu kita akan memasuki bulan puasa dan disusul lebaran. Ya, kemungkinan akhir tahun. Syukur-syukur bisa digelar saat Ultah Partai,” jelasnya.

Terkait siapa calon yang ramai dibicarakan saat ini, Renville yang juga mantan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim mengatakan semua nanti tergantung DPC yang punya hak suara dalam Musda nanti.

“Semua tergantung DPC. Tapi berdasarkan laporan Mas Bayu (Sekretaris DPD) dan Bu Anti (Bendahara DPD), mereka kelihatannya sudah bulat akan mendukung Mas Emil Dardak yang saat ini Plt Ketua Jatim, untuk ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim,” pungkasnya. [tok/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar