Politik Pemerintahan

Mundur dari PDAM, Mujiaman Dapat Apresiasi Pengamat

Machfud Arifin - Mujiaman

Surabaya (beritajatim.com) – Sikap berani Mujiaman Sukirno untuk mundur dari jabatannya sebagai Direktur PDAM mendapatkan apresiasi dari pakar komunikas politik asal Unair Suko Widodo. Menurut Suko, bisa dibilang langkah berani itu bagian dari komitmen Mujiaman.

“Tapi pastinya sudah dikalkulasi secara politis. Mundur sekarang atau nanti sepertinya hanya perkara waktu saja,” ujar Suko.

Pilihan Machfud Arifin kepada Mujiaman untuk menjadi Cawawali di Pilwali Surabaya disebut oleh doktor lulusan Unair ini juga merupakan jalan tengah yang tepat.

“Mujiaman ini dari kalangan profesional. Kemampuannya sudah teruji dan memang karakternya dibutuhkan untuk membangun Surabaya ke depan,” jelas Suko.

Sebelumnya, pada kesempatan berbeda, Mujiaman memastikan jika dirinya tak pernah memiliki keinginan untuk terlibat sebagai peserta di Pilwali Surabaya.

“Saya sebelumnya murni bekerja di PDAM untuk mengabdi kepada masyarakat. Untuk kemudian saya diberi kasih sayang ini (maju Pilwali) maka saya siap berjuang sepenuh hati,” pungkas Mujiaman. [ifw/but]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar