Politik Pemerintahan

Target Selesaikan 12.177 Pemilih Pemula

Mulai 1 Oktober, Dispenduk Jemput Bola Perekaman E-KTP 

Kediri (beritajatim.com) – Agar seluruh hak warga negara sebagai pemilih dalam perhelatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri 9 Desember 2020 dapat tersalurkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kediri akan melakukan perekaman e-KTP keliling mulai 1 Oktober.

Perekaman e-KTP akan di fokuskan kepada pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun dengan jumlah mencapai 12.177 penduduk. dalam pelaksanaan keliling nanti, Dispendukcapil akan melibatkan berbagai pihak yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pihak Kecamatan dan Pemerintah Desa setempat.

Randy Agatha, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Kediri mengatakan akan memaksimalkan proses perekaman e-KTP nantinya untuk diperolehnya hak masyarakat mengikuti Pilkada 2020. pihaknya juga akan memastikan mengenai jumlah pemilih untuk memaksimalkan persyaratan menjadi jiwa pemilih hingga Daftar Pemilih Tetap (DPT) menjadi ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Nantinya bagi yang belum memiliki e-KTP, pada saat usia 17 tahun kita rekam dan mendapat e-KTP. Sehingga nanti pada 9 Desember 2020, seluruh warga masyarakat memiliki syarat berumur 17 tahun dapat melakukan pencoblosan,” jelasnya.

“Selain itu kita akan mempercepat proses perekaman e-KTP tersebut ke setiap Kecamatan dan Desa-desa dengan cara perkaman keliling mulai Oktober nanti,” imbuhnya.

Sasaran untuk rekam e-KTP keliling ini adalah masyarakat Kabupaten Kediri yang pada 30 September 2020 telah berusia 17 tahun. Randy juga menjelaskan aturan terkait perekaman dan pencetakan e-KTP terbaru sejak bulan Juni kemarin. Kalau sebelumnya perekaman e-KTP dapat dilaksanakan sebelum penduduk usia 17 tahun, kemudian cetaknya saat usia sudah 17 tahun. Namun saat ini aturan tersebut tidak dapat digunakan lagi.

“Jadi tidak bisa lagi perekaman dan pencetakan terpisah. Sekarang syaratnya keduanya harus saat usia sudah 17 tahun. Makanya kita kemarin sampai 30 September 2020 hari ini, penduduk yang berusia 17 tahun itu kita maksimalkan untuk perekaman dan pencetakan,” jelasnya.

Menurut Randy, untuk sebuah data sifatnya sangat dinamis. Dalam arti lain ketika dicatat saat ini hingga pelaksanaannya nanti tentunya masih ada kemungkinan penambahan atau pengurangan data. Kemudian untuk secara teknis nanti penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan proses pendataannya, akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan KPU.

“Kita hanya berproses sesuai ranah kita yaitu terkait pendataan, perekaman, dan pencetakan e-KTP. Kita pastikan nanti penduduk dapat melakukan perekaman dan pencetakan. Kemudian untuk proses selanjutnya mengenai hak suara pencoblosan itu sudah kewenangan oleh KPU,” tutupnya. [adv kominfo/nm]





Apa Reaksi Anda?

Komentar