Politik Pemerintahan

Boleh Salat Jumat di Masjid, Ini Syaratnya

Ketua MUI Jember Abdul Halim Subahar

Jember (beritajatim.com) – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, memperbolehkan salat Jumat di masjid hari ini. Namun MUI menetapkan sejumlah persyaratan.

Setiap masjid di Jember sebaiknya mengusahakan alat ukur suhu badan atau thermo gun laser infrared, menyiapkan tempat cuci tangan dengan menggunakan sabun antiseptik dan air mengalir, memakai masker dan tidak bersalaman, serta menerapkan saf berjarak minimal satu meter.

“Masjid boleh tidak menyelenggarakan salat Jumat karena alasan darurat. Namun umat Islam wajib menggantinya dengan salat duhur empat rakaat di rumah sampai kondisi normal. Dalam status darurat Covid-19, umat Islam sebaiknya melaksanakan salat berjamaah lima waktu bersama keluarga di rumah sampai kondisi normal,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia Jember Abdul Halim Subahar, Jumat (27/3/2020).

MUI ¬†menyatakan umat Islam wajib mendukung pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 melalui ikhtiar lahir dan batin. “Biasakan hidup bersih dan sehat, lakukan social distancing dengan menghindari kerumunan massa, memperbanyak istigfar, salawat, dan doa-doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, dan terus meningkatkan kualitas ibadah,” kata Halim. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar