Politik Pemerintahan

MUI Dau Imbau Masyarakat Jaga Kerukunan Selama Sidang MK

Malang (beritajatim.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Abdul Malik meminta pada seluruh masyarakat agar menjaga persatuan dan kesatuan selama proses sidang sengketa perselisihan Pemilu yang kini ditangani Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut Malik, Jumat (14/6/2019) siang ini, sebagai warga negara Indonesia yang taat pada Pancasila dan UUD 1945, hendaknya lebih mengedepankan perdamaian ketimbang aksi unjukrasa yang berujung kerusuhan dan kekerasan.

“Kami mengharapkan selama sidang sengketa Pemilu di Jakarta, tidak ada kerusuhan-kerusuhan,” terang Malik.

Kata dia, MUI mengimbau pada seluruh masyarakat tetap tenang dan menerima apapun keputusan dari MK. “Apapun keputusan MK kita harus menerimanya. Jangan sampai ada kerusuhan-kerusuhan,” tegas Malik.

Sementara itu, Ismail selaku Tokoh Pemuda Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang juga menolak kerusuhan.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan terpecah belah dan jaga kekompakan,” pungkasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar