Politik Pemerintahan

Mudik Dilarang, Jalan Provinsi Harus Tetap Mulus

Anggota Komisi D DPRD Jatim Moch. Satib.

Jember (beritajatim.com) – Pelarangan mudik akan berdampak terhadap arus lalu lintas di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Frekuensi lalu lalang kendaraan akan lebih meningkat dan padat daripada hari biasanya. Jalan provinsi yang melalui masing-masing kabupaten di Jatim harus tetap bagus dan mulus.

“Saya imbau Dinas Perhubungan agar melaksanakan pengetatan tanpa pandang bulu dengan aturan yang dibuat pemerintah pusat. Untuk infrastruktur jalan, kami meminta Dinas PU Bina Marga Jatim agar semaksimal mungkin menambal jalan berlubang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” kata anggota Komisi D DPRD Jatim Moch. Satib.

Satib mengatakan, jalan provinsi itu meliputi sayap jalan menuju jalan kabupaten. “Itu harus diperhatikan meski tidak masuk ke jalan kabupaten,” kata legislator Daerah Pemilihan Jember dan Lumajang ini.

Menurut Satib, kondisi jalan provinsi di wilayah selatan Jember sangat parah. “Di wilayah Kasiyan (Kecamatan Puger) sampai Kecamatan Kencong parah. Tapi yang lainnya mulai bagus. Saya beberapa waktu lalu juga berkomunikasi dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional). Alhamdulillah sudah dilakukan perbaikan-perbaikan,” katanya.

Sementara itu untuk pembangunan jalur lintas selatan (JLS), Satib mengatakan, belum bisa dilaksanakan di Jember dan Lumajang. “Kendalanya pada pembebasan lahan yang belum tuntas. Untuk JLS, kabupaten kebagian pada pembebasan lahan. Tahun 2021-2023 sudah harus melakukan pembebasan, karena target Pemprov Jatim JLS sudah harus tuntas pada 2024,” kata Satib. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar