Politik Pemerintahan

Mudahkan Masyarakat, Pemkot Pasuruan Luncurkan Aplikasi Digital ID

Pasuruan (beritajatim.com) – Pemkot Pasuruan terus berinovasi guna membantu masyarakat. Kali ini Pemkot Pasuruan melalui Dispendukcapil meluncurkan layanan Digital ID.

Aplikasi ini diluncurkan langsung oleh Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf di gedung Gradika Bhakti Praja pada Senin (01/08/2022). Layanan ini merupakan terusan dari program Kemendagri.

“Layanan ini nantinya akan bisa diakses secara digital melalui smartphone masing-masing warga. Diharapkan nantinya akan bisa menggantikan KTP dan KK dengan bentuk hardcopy,” kata Plt. Kepala Dispendukcapil Kota Pasuruan, Siti Maryam.

Maryam juga menegaskan bahwa jika terjadi kehilangan atau lupa nomor KTP tinggal menunjukkan Digital ID. Namun jika ingin mendaftar terkait perbankan atau OJK masih diharuskan memakai yang asli.

Maryam juga menjelaskan jika dalam satu aplikasi hanya mampu untuk satu Digital ID. Aplikasi ini sudah tersedia di appstore dan tinggal mendownloadnya saja.

Setelah mendownload aplikasi ini pengguna smartphone tinggal mengisi data diri. Setelah memasukkan data diri, pengguna akan disarankan untuk mendatangi kantor Dispendukcapil untuk melakukan verifikasi.

Sementara itu, Syaifullah Yusuf juga telah memiliki sejumlah program dalam mempermudah warga mengurus administrasi kependudukan. Salah satunya dengan menempatkan seluruh pelayanan administrasi kependudukan terpadu di Mal Pelayanan Publik Kota Pasuruan.

“Layanan lebih mudah, bisa diakses oleh siapapun. Sudah ditempatkan di mal pelayanan publik satu pintu. Waktunya jelas, satu hari selesai,” ujar Gus Ipul.

Dengan layanan administrasi kependudukan satu pintu di Mall Pelayanan Publik, warga Kota Pasuruan diharapkan lebih aktif dalam melaporkan perubahan data kependudukan, seperti kematian dan perpindahan alamat.

“Kita sering temukan masalah orang meninggal tidak dilaporkan, sudah menikah tapi ikut KK orang tua, dan warga yang pindah ke daerah lain tidak diketahui. Konsekuensinya kalau tidak dilaporkan, kadang yang harusnya dapat bantuan malah tidak dapat. Semoga semakin mudah layanan, semua bisa diatasi,” pungkasnya. [ada/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar