Politik Pemerintahan

MPP Pemkab Gresik Pangkas Birokrasi Perizinan

Gresik (beritajatim.com) – Keberadaan Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Gresik dimaksudkan untuk memangkas birokrasi mengurus perizinan. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Diah Natalisa pun mengapresiasi saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Rabu (9/09/2020).

Selain memangkas birokrasi perizinan, MPP juga membantu laju investasi. Hal itu bisa dilihat data semester pertama 2020. Gresik, menempati urutan pertama kinerja investasi di Jawa Timur.

Meski demikian, Kemenpan-RB berharap Pemkab Gresik lebih memaksimalkan keberadaan MPP ini. Sebab, masih banyak hal yang perlu ditambahkan.

“Masih perlu adanya tambahan tenant pelayanan. Pemkab bisa mendata layanan apa saja yang dibutuhkan masyarakat dan belum ada di MPP. Ada baiknya ditambahkan,” tutur Diah Natalia.

Selain tambahan tenan, Diah juga berharap ada tambahan sistem IT di MPP itu. Dengan sistem IT yang mumpuni, bakal bisa mengintegrasikan semua jenis layanan di MPP.

“Prinsipnya MPP ini sudah layak. Tinggal komitmen kepala daerah untuk terus menyempurnakan,” katanya.

Saat ditanya MPP dengan laju investasi, Diah menilai dampaknya cukup besar. Pasalnya, mengurus izin di MPP sangat memangkas waktu. Tentunya para pelaku usaha sangat diuntungkan apabila ada efisiensi waktu.

Sementara, Bupati Sambari Halim Radianto saat mendampingi Deputi menyatakan MPP Gresik diukur sudah cukup layak. Hanya saja masih harus ditingkatkan saja atau ada tambahan pelayanan lagi.

“Kita bakal penuhi anjuran-anjuran dari Deputi untuk peningkatan pelayanan publik,” paparnya.

Ia menambahkan, mengurus izin di MPP tidak perlu butuh waktu lama. Apabila pemohon membawa berkas lengkap, sehari bisa diselesaikan.

“Semua itu tergantung jenis izinnya, tapi kalau berkas lengkap pasti cepat selesai,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar