Politik Pemerintahan

Mojokerto Tertib Serentak, Bawaslu Tertibkan APK Langgar Aturan

Penertiban APK oleh Bawaslu dan Satpol PP Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto melakukan kegiatan Mojokerto Tertib Serentak (MTS). Kegiatan serentak di 18 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dengan sasaran Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilihan Bupati (Pilbup) yang melanggar aturan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Ashat mengatakan, MTS dilakukan sebagai upaya penanganan terkait pelanggaran administrasi, khususnya APK milik tiga pasangan calon (Paslon) peserta Pilbup Mojokerto 2020. “MTS digelar setiap 10 hari sekali selama masa kampanye berlangsung,” ungkapnya, Rabu (14/10/2020).

Sasaran dalam MTS tersebut yakni APK yang dipasang di pohon memakai paku, di fasilitasi atau di pasang di tempat milik pemerintah, tempat ibadah, lembaga pendidikan termasuk fasilitas umum. Penertiban APK selama kampanye ini merupakan temuan di lapangan yang merupakan kesatuan rangkaian dalam pengawasan Bawaslu Kabupaten Mojokerto.

“Hasil pengawasan teman-teman Panwasdesa dan Panwascam kemudian kita inventarisir dan registrasi sebagai penanganan pelanggaran. Setelah itu kita pleno dan akan menjadi bahan rekomendasi ke KPU. Hasilnya tidak banyak, hanya puluhan APK dari ketiga paslon yang dinilai melanggar aturan sehingga ditertibkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pamong Praja Kabupaten Mojokerto, Noerhono menuturkan, sesuai permintaan Bawaslu Kabupaten Mojokerto terkait bantuan personel untuk menertibkan APK di Kabupaten Mojokerto melibatkan puluhan personel Satpol PP Kabupaten Mojokerto.

“Petugas mencopot APK yang dipasang ngawur, berantakan dan merusak keindahan dan pemandangan di sepanjang jalan. Kita bersinergi dengan Bawaslu Kabupaten Mojokerto lantaran ada permintaan bantuan personel untuk menertibkan APK paslon yang melanggar aturan,” ujarnya.

Nantinya, seluruh APK hasil penertiban akan dikumpulkan di tempat barang bukti yang ada di wilayah masing-masing Panwascam tersebut. Seperti MTS pada, Selasa (13/10/2020) dilakukan di kecamatan utara sungai. Yakni Kecamatan Dawarblandong, Kemlagi dan Gedeg. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar