Politik Pemerintahan

Mohammad Aris, Caleg Hanura yang Ahli Kelistrikan Indonesia

Malang (beritajatim.com) -Nama lengkapnya Ir.H.Mochammad Aris. Abah Aris sapaan akrabnya, adalah tenaga ahli bidang kelistrikan yang cukup dikenal.

Lebih dari 35 tahun mengabdi pada Perusahaan Listrik Negara (PLN), Aris sampai hari ini masih dipercaya sebagai Asesor Tenaga Kelistrikan di Indonesia. Tugasnya, menjadi penguji tenaga listrik dari seluruh wilayah nusantara.

Diusianya yang tak lagi muda, Abah Aris kini maju sebagai Calon Legislative dari Partai Hanura Kabupaten Malang dari Dapil 1 meliputi Kecamatan Kepanjen, Bululawang dan Pagelaran.

Aris punya tujuan dalam pencalonanya sebagai wakil rakyat di Kabupaten Malang. Salah satunya, mencurahkan sisa umurnya demi kemajuan dan kesejaheraan rakyat Kabupaten Malang.

“Semua sudah saya miliki. Harta, keluarga dan anak-anak saya semua sudah mentas. Saya cuma ingin satu hal, disisa umur saya bisa mengabdi pada rakyat melalui legislative ini. Karena saya bukan orang partai, ya mengalir saja. Kalau memang Tuhan memberi amanah jadi ya jadi. Kalau nggak ya tidak masalah bagi saya,” terang Abah Aris, Senin (4/2/2019) sore pada beritajatim.com.

Selain Asesor Kelistrikan, Aris sejak tahun 2007 sampai hari ini, juga menjabat Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLINDO) Kabupaten Malang. Pada bidang lainnya, Aris kini di dapuk Ibu Petani yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Malang sejak tahun lalu.

Dari dua bidang tersebut, Abah Aris juga masih menakodahi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang sebagai Ketua Umum.

 

“Di KADIN saya Ketua sejak tahun 2014 lalu sampai hari ini. Kalau Allah menakdirkan saya jadi wakil rakyat, saya ingin fokus di bidang pendidikan dan pertanian. Karena itu juga tugas saya sejak lama,” papar Aris yang kini menjabat Ketua Komite SMAN 1 Kepanjen, Kabupaten Malang.

Berbicara soal pendidikan, Aris berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada dunia pendidikan di Kabupaten Malang. “Sekolah itu nomer satu. Jangan sampai masyarakat di Kabupaten Malang, tidak bisa melanjutkan sekolah karena tidak punya biaya. Infrastruktur sekolah, harus menunjang karena disinilah sumberdaya generasi dini bangsa Indonesia terbentuk,” tegas Aris.

Bagi Aris, tanpa pendidikan yang baik dan mumpuni di sekolah, mustahil generasi bangsa ini bisa bersaing dengan bangsa lain. Sementara soal pertanian, selaku Ketua HKTI, dirinya menginginkan petani harus makmur dalam makna sesungguhnya.

“Petani yang nanam, otomatis petani harus untung dong. Namun yang terjadi, petani malah merugi karena hasil panen justru anjlok. Ini kan aneh. Petani harus surplus pupuk, tapi faktanya pupuk mahal dan sulit di dapat. Harus ada regulasi khusus di Kabupaten Malang perihal masalah klasik pertanian selama ini,” tegas Abah Aris.

Dimata Aris, menjadi wakil rakyat itu amanah. Dana pencalonan legislative yang tidak sedikit, bagi Aris juga sebuah keniscayaan.

“Saya merasa aneh kalau ada Caleg di daerah sampai habis milyaran. Secara logika, pasti akan menghalalkan segala cara untuk mengembalikan modal pencalonan. Karena membeli suara konstituen dengan uang, sama juga membodohi masyarakat. Menjadi wakil rakyat itukan amanah ya, tidak bisa dibeli dengan apapun selain niat tulus dan kerja yang bener apabila sudah terpilih,” pungkas Abah Aris. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar