Politik Pemerintahan

Mobil Damkar Bantuan Petronas Segera Dioperasikan

Sampang (beritajatim.com) – Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bersumber dari dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Petronas untuk kecamatan Ketapang hingga saat ini belum terealisasi dan garasi yang berada di dalam kantor Kecamatan terlihat masih kosong

Camat Ketapang, Didik Adi Pribadi menuturkan, bantuan mobil damkar dari Petronas sebenarnya sudah terealisasi namunĀ  saat ini mobil tersebut masih berada di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP) Sampang. Pihaknya mengaku tidak tahu kapan Satpol PP akan menyerahkan bantuan itu kepada kecamatan.

“Rencananya mobil Damkar akan diserahkan dalam bulan ini. Tapi untuk lebih jelasnya silahkan konfirmasi langsung kepada dinas terkait,” kata Didik, Senin (17/2/2020).

Sementara itu Kabid Damkar Satpol PP Sampang Achmad Huzaini mengatakan bahwa bantuan mobil damkar dari Petronas sudah ada di kantor dinas. Bantuan akan diserahkan kepada kecamatan setelah Surat Keputusan (SK) serah terima dari Pemkab terbit.

“Jika tidak ada perubahan serah terima bantuan mobil Damkar akan dilakukan pada 28 Februari 2020,” terangnya.

Huzaini menjelaskan, bantuan mobil Damkar yang diberikan sama dengan armada Damkar yang dimiliki Pemkab. Mobil tersebut memiliki tangki dengan kapasitas 4 ribu liter air. Hanya saja masih membutuhkan penambahan satu unit mobil tangki khusus pengangkut air.

“Mobil damkar itu harus ditopang dengan mobil tangki air, Agar penanganan bencana kebakaran bisa maksimal,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya bantuan mobil damkar di Ketapang, bisa mempermudah lembaganya dalam menangani bencana kebakaran yang terjadi. Mengingat selama ini penanganan kebakaran di Pantura tidak maksimal lantaran terkendala dengan jumlah armada dan jarak tempuh.

“Kami akan menempatkan petugas Damkar di kantor kecamatan Ketapang, sehingga kalau ada kebakaran bisa segera ditangani,” ujarnya.

Sekedar diketahui, selain memberikan bantuan mobil Damkar Petronas juga akan membangun Taman Kota di Ketapang serta Pembangunan Fasilitas Umum (Fasum) yang diperkirakan menelan anggarkan sebesar Rp 2,9 miliar.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar