Politik Pemerintahan

Minta ASN Tak Mudik, Bupati: Belanjakan Uang di Jember Saja

Jember (beritajatim.com) – Aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, diminta tidak mudik lebaran bulan depan, seiring dengan dihapuskannya libur cuti bersama karena pandemi Covid-19.

“Marilah, Jember masih seperti ini. Kita belanjakan duitnya di sini. Intinya: mudik atau tidak mudik, kami ikut aturan pemerintah pusat. Karena bupati ini seyogyanya tidak boleh buat aturan sendiri. Angkutan lebaran adalah kewenangan pemerintah pusat,” kata Bupati Hendy Siswanto, Senin (29/3/2021).

Informasi terakhir dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember pada 29 Maret 2021, terjadi penurunan angka kasus. Dari 6.760 kasus terkonfirmasi, 40 kasus aktif (0,59 persen). Sebanyak 16 orang dirawat di rumah sakit dan 24 orang menjalani isolasi mandiri.

Tak ada penambahan angka pasien meninggal. Tambahan angka terkonfirmasi hanya tiga kasus, dan ada tambahan satu pasien sembuh. Total jumlah pasien sembuh mencapai 6.277 orang atau 92,86 persen.

Saat ini tak ada kecamatan di Jember yang dinyatakan sebagai zona merah. Sebanyak 14 kecamatan zona oranye, 14 kecamatan zona kuning, dan tiga kecamatan zona hijau. Tiga kecamatan yang zona hijau adalah Mumbulsari, Jenggawah, dan Jombang.

Namun Hendy tetap meminta protokol kesehatan dipatuhi. “Kita sudah mulai tekan Covid. Namun demikian, meski sudah banyak yang hijau, sesuai arahan Bapak Presiden, penyakit Covid ini tidak tampak di mana tempatnya. Meski pun sudah hijau tetap kita waspada, harus hati-hati,” katanya. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar