Politik Pemerintahan

Minimalisir Gerakan Radikalisme, Garda Santri Gresik Gelar Vlog Cinta Tanah Air

Gresik (beritajatim.com) – Meminimalisir gerakan radikalisme di daerah. Garda Santri Gresik menggelar vlog dengan tema santri millenial cinta tanah air. Tujuan kegiatan tersebut guna mengedukasi serta mengapresiasi agar para santri cinta terhadap tanah air.

Menurut Ketua Garda Santri Gresik, H.Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengemukakan adanya vlog ini memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober 2019. Harapanya, kedepan santri menjadi pemimpin bangsa.

“Harapan kami melalui kegiatan vlog ini sebagai bentuk santri cinta terhadap tanah airnya,” ujarnya, Kamis (3/10/2019).

Lebih lanjut Fandi Akhmad Yani mengatakan, nantinya lomba vlog di desain dengan nuansa millenial. Pasalnya, kegiatan ini merupakan pertama kalinya yang diinisiasi oleh Garda Santri Gresik, dan di daerah belum ada.

“Mudah-mudahan adanya kegiatan vlog ini. Pemahaman cinta tanah air khususnya santri bisa lebih meningkat lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DKC Garda Bangsa Gresik, Sholahuddin Al Ayyubi menyatakan alasan lomba vlog cinta tanah air ini supaya pelajar maupun santri di Gresik tidak terpengaruh adanya gerakan radikalisme yang mulai merasuki generasi muda.

“Gerakan radikalisme di Gresik perlu diwaspadai. Sebab, sudah ada gerakan tersebut yang melakukan aktifitas. Seingat saya ada dua. Pertama di Perum GSP terjait penggerebekan teroris serta pengibaran bendera khilafah di bundera Perum GKB,” akunya.

Ada beberapa kategori yang boleh mengikuti kegiatan vlog ini. Yang pertama, pesertanya dari santri ponpes serta pelajar yang berdomisili di Gresik. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar