Politik Pemerintahan

Millenials Surabaya Apresiasi Gagasan Festival Aspirasi

Surabaya (beritajatim.com) – Gagasan Festival Aspirasi sebagai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Surabaya khusus untuk anak muda, diapresiasi oleh berbagai kalangan.

Sekretaris Jendral Satuan Pelajar, Pemuda dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Surabaya, Sandy Dekhoma menyatakan program Festival Aspirasi dinilai mampu menjadi ‘panggung’ bagi anak muda dalam penyampaian ide, gagasan, dan kreatifitas.

’’Dengan adanya program ini bisa menampung aspirasi dari masyarakat. Khususnya anak muda Surabaya,’’ katanya.

Sebagai organisasi pelajar, dan mahasiswa berideologikan Pancasila, SAPMA dikatakan Sandy mempunyai tanggung jawab penting dalam mengaplikasikan Pancasila di kehidupan masyarakat.

Adanya program Festival Aspirasi, sekaligus menjadi wadah untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila.’’Iya, sekaligus menancapkan ideologi Pancasila. Khususnya sila keempat, sebagai bentuk musyawarah dalam menyampaikan sebuah ide yang bisa menjadi kebijakan nantinya,’’ terang Sandy.

Terpisah, Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya Yudha Pratama menilai rencana tersebut adalah bentuk perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya, dalam menampung aspirasi kaum milenial.

’’Ini bukti bahwa peran anak-anak muda khususnya milenial dan generasi Z dipersilahkan memberikan masukan dan ide bagi kemajuan Kota Pahlawan,’’ terang Yudha, Minggu (15/8/2020).

Ia mengatakan, anak muda memiliki jiwa kritis dan independen dalam sebuah idealisme. Selain itu, seluruh aspirasi lapisan organisasi mahasiswa, masyarakat, Komunitas dan kepemudaan hanya terkooptasi dalam lingkup kurang luas.

Oleh karena itu, Festival Aspirasi menjadi langkah penting dalam menyatukan seluruh ide, gagasan, maupun gerakan kreatifitas kepemudaan serta turut mengambil peran.

Mantan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang GMNI Surabaya ini menegaskan, upaya fasilitatif dari Pemkot harus menjadi perhatian.’’Selama ini anak-anak muda menuntut Surabaya harus seprti ini dan itu. Sementara mereka tidak mau perduli dan mendukung program Pemkot. Ya, jangan salahkan ketika Pemkot tidak maksimal memfasilitasi anak muda,’’ pungkas Yudha.

Diketahui, Pemkot Surabaya berencana mewadahi peran kaum milenial dalam keterlibatan Festival Aspirasi. Gagasan tersebut dilahirkan oleh Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

Program ala Musrenbang Pemuda ini tengah digodok untuk nantinya bisa menjadi program Pemkot kedepan. Dalam Festival ini, seluruh lapisan organisasi pelajar, kepemudaan, mahasiswa, pelaku industri kreatif, dan UMKM menyampaikan program mereka.

’’Programnya bagus. Bisa diaplikasikan untuk masyarakat, kenapa tidak menjadi bagian dalam melanjutkan keberhasilan dan meratakan pembangunan?. Kalau memungkinkan bisa dibiayai APBD untuk mewujudkannya,’’ terang Whisnu Sakti.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar