Politik Pemerintahan

Millenial Surabaya Dukung Risma Jadi Menteri

Surabaya (beritajatim.com) – Masuknya nama Tri Rismaharini ke jajaran Ketua DPP PDIP yang secara tidak langsung memasukkan Wali Kota Surabaya dua periode itu di bursa menteri kabinet menarik perhatian banyak pihak. Dukungan pun mengalir.

Salah satunya datang dari Aliansi Pelajar Surabaya (APS). Ketua APS Aryo Seno Bagaskoro mengungkapkan jika sudah sejak lama dirinya mengusulkan agar Risma masuk di jajaran menteri Presiden Jokowi.

“Sudah sejak lama, waktu itu kami dan teman-teman Millenials Surabaya mendorong agar Bu Risma menjadi menteri Pak Jokowi. Rekam jejak keberhasilan Bu Risma selama memimpin Kota Surabaya ini sudah sangat teruji,” kata Seno, sapaan akrabnya.

“Cocok sekali kalau kita nilai Bu Risma ini jadi MenPan-RB ataupun Mendagri. Sudah sangat teruji. Kami pun bangga jika putra-putri terbaik Surabaya bisa mendapatkan mandat menjadi menteri,” tambahnya.

Di sisi lain, pemerhati sosial Dhimas Anugrah turut berkomentar terkait wacana Wali Kota Risma dicalonkan sebagai menteri di kabinet Presiden Jokowi. Ia menilai, Risma layak untuk mengisi posisi tersebut.

“Bu Risma punya kapasitas. Beliau eksekutor ulung, pengalamannya sudah matang, jadi saya pikir tepat untuk jabatan Menteri atau Gubernur DKI.”

“Kekuatan Bu Risma ada pada kecerdasan dan kecepatan yang selama ini beliau demonstrasikan dalam memimpin kota Pahlawan. Itu bisa diterapkan pada level pelayanan publik yang lebih tinggi,” pungkas pemerhati yang mengajar sosiologi tersebut.

Hanya saja, dalam berbagai kesempatan Risma memastikan hingga 2021 dirinya hanya akan fokus menyelesaikan tanggung jawab sebagai wali kota Surabaya.

Risma menilai menjadi kepala daerah bukanlah tugas yang mudah. Sebab, kata dia, sebagai kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk mengurus penduduknya. “Sampai 2021 saya masih wali kota Surabaya, saya selesaikan jadi wali kota Surabaya, saya tidak mau berandai-andai karena itu berat jadi kepala daerah itu,” kata Risma.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar