Politik Pemerintahan

Meski Datang Bersamaan, YONI Jadi Pendaftar Pertama, Ini Penjelasan KPU Kabupaten Mojokerto

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto. [Foto: Misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto di hari pertama, Jumat (4/9/2020). Keduanya yakni Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra dan Yoko Priyono-Choirunnisa.

Meski Ikbar (Ikfina-Barra) datang lebih dulu ke kantor KPU Kabupaten Mojokerto di Jalan Raak Adinegoro, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, namun KPU Kabupaten Mojokerto mempersilahkan pasangan YONI (Yoko-Nisa) masuk terlebih dahulu. Ini alasan KPU Kabupaten Mojokerto terkait hal tersebut.

“Tadi malam secara maraton, KPU sudah melakukan technical meeting dengan mengundang parpol pengusung bapaslon tersebut. Yang akhirnya kemudian kita tuangkan dalam berita acara technical meeting, para pihak bersepakat terkait hal ini,” ungkap Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Arif.

Yakni ketika ada dua pasangan calon yang mendaftar di hari pertama KPU Kabupaten Mojokerto membuka Penerimaan Pendaftaran Calon Bupati dan Calon Bupati Mojokerto tahun 2020. KPU Kabupaten Mojokerto merujuk pada Pasal 49 ayat 2 dan Pasal 8 huruf f, PKPU Nomor 10 Tahun 2020 sebagai perubahan PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

“Jika terjadi waktu bersamaan pada saat penyampaian pendaftaran, kita merujuk pada Pasal 49 ayat 2 dan Pasal 8 huruf f, PKPU Nomor 10 Tahun 2020 sebagai perubahan PKPU Nomor 6 Tahun 2020 yang menyatakan bawasannya penentuan antrean itu berdasarkan hasil koordinasi yang disampaikan secara resmi oleh parpol pengusung melalui surat,” katanya.

Hal tersebut yang menjadi rujukan KPU Kabupaten Mojokerto menentukan siapa pasangan calon yang menjadi urusan pendaftar pertama. Lantaran surat pemberitahuan pendaftaran pertama dari pasangan YON, sehingga pasangan ini menjadi pendaftar pertama.

“Ini kemudian yang kita jadikan kesepakatan kemarin, artinya kesimpulannya surat awal lebih dulu sebagai bentuk koordinasi kepada KPU adalah pasangan YONI. Maka pasangan YONI kita berikan nomor antrean pertama, setelah itu disusul nomor antrean kedua atas nama pasangan Ikbar,” jelasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar