Politik Pemerintahan

Mesin PDI Perjuangan Bergerak untuk Menangkan Kelana – Astutik di Pilkada Sidoarjo 2020

Sidoarjo (beritajatim.com) – Mesin Partai DPC PDI Perjuangan Sidoarjo benar-benar sudah panas dan bergerak secara masif di semua tingkatan. Dalam beberapa hari ke depan PDI Perjuangan akan segera menuntaskan konsolidasi partai hingga tingkat ranting.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Samsul Hadi, mengutarakan konsolidasi yang dia lakukan sudah berjalan dan ini adalah aura kemenangan pasangan Kelana – Astutik. Ia menyebut, pertemuan dilakukan di tiap rating diikuti 40 orang.

“Kami harus membatasi jumlah peserta yang hadir 40 orang, karena kami patuh dengan aturan protokol kesehatan,”ujar Samsul, Jumat (30/10/2020).

Setiap hari, ia melakuan petemuan tujuh hingga 10 kali. Namun untuk menuntaskan pertemuan di 349 ranting PDI Perjuangan serasa sangat ringan lantaran pihaknya di back up penuh Pengurus DPP dan DPD.

“Semua bergerak secara gotong-royong itu yang membuat kami bersemangat. Kehadiran para pimpinan kami, di setiap pertemuan menjadikan langkah kami makin mantap, untuk mengantarkan Pak Kelana dan Bu Dwi Astutik, menjadi orang nomor satu di Sidoarjo,” tukasnya.

Ia sangat berterima kasih, kepada Ketua dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi dan Dr. Sri Untari, yang selalu mensuport dan memberikan perhatian penuh DPC PDI Perjuangan Sidoarjo.

“Perhatian pimpinan kami, seolah menjadi energi bagi gerakan DPC PDI Perjuangan Sidoarjo,”tambahnya.
Belum lagi deretan petinggi DPD seperti Bambang DH, Puti Guntur Sukarno dan Indah Kurnia, petinggi DPD Heri Yulianto, Deni Wicaksono, dan Edi Tarmidi menjadi pelecut bagi gerakan partai.

“Kehadiran para petinggi partai kami, yang selalu mendampingi pengurus DPC dan PAC saat menyapa kader di tingkat ranting, juga menjadi motivasi tersendiri bagi kader PDI Perjuangan Sidoarjo,” tandasnya.

Samsul menambahkan, jika , saat ini ia benar-benar merasakan mesin partai bergerak secara maksimal.
“Semua komponen bersinergi, satu satu langkah, untuk menang,” pungkasnya.

Sementara itu, di sisi lainnya, program pembangunan desa dengan alokasi anggaran Rp 1 miliar di setiap desa yang disampaikan Cabup Kelana Aprilianto, dalam pertemuan dengan Parade Nusantara, mendapat apresiasi penuh dari Parade Nusantara. Rancangan diapresiasi Agus Prastowo Ketua DPW Parade Nusantara Jawa Timur.

Menurut Agus program tersebut mampu mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tingkat desa.
“Kami jajaran pengurus dan anggota Parade Nusantara jelas mengapresiasi program itu,” ujar Agus.

Dikatakan Agus, alokasi dana dari APBD tersebut diyakini sangat bermanfaat terhadap pembangunan di tingkat desa. Termasuk mendorong pelaku UMKM agar bisa terus berkembang dan pembentukan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa).

“Saat ekonomi desa berkembang, tentu berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam pertemuan dengan pengurus Parade Nusantara Cabup Kelana Aprilianto berjanji akan menggelontorkan anggaran dana Rp 1 miliar di semua desa dan kelurahan di Sidoarjo.

Alokasi dana sebesar itu bakal direalisasikannya jika dia menang dalam Pilkada Serentak 2020 dan terpilih menjadi Bupati Sidoarjo.

“Program pemberdayaan masyarakat desa telah masuk dalam 9 program unggulan pasangan Kelana-Astutik tersebut. Jika saya mendapat amanah masyarakat Sidoarjo dan menang dalam pilkada nanti, saya pastikan program itu harus terealisasi,” tegas Kelana.

Desa dan kelurahan di Kabupaten Sidoarjo berjumlah 322 desa dan 31 kelurahan, berarti butuh anggaran sekira Rp 353 miliar. Angka yang masih masuk akal dengan nilai APBD Sidoarjo sekitar Rp 5,4 triliun. [isa/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar