Politik Pemerintahan

Menteri PDTT: Yang Tahu Soal Reshuffle Hanya Presiden dan Tuhan

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar

Jombang (beritajatim.com) – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar enggan memberikan tanggapan terkait isu reshuffle yang kini mulai hanngat. Ketika ditanya wartawan soal tersebut, dia hanya mengatakan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.

Menurut Halim, Kepala Negara memiliki hak untuk mengangkat atau menggantikan menteri di kabinetnya. “Reshuffle iti betul-betul hak prerogatif presiden. Makanya saya selalu katakan yang tahu soal reshuffle itu hanya ada dua, satu presiden, kedua Tuhan (Allah),” kata Halim Iskandar saat melakukan kunjungan kerja ke Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020).

Halim Iskandar mengungkapkan, dirinya belum menerima pemberitahuan apapun terkait kabar perombakan kabinet Indonesia Maju 2020. Sedangkan mengenai kemarahan Presiden Jokowi, dia pun menganggap bahwa hal itu merupakan sesuatu yang wajar.

Halim menandaskan, kemarahan Presiden yang sempat melontarkan ancaman akan me’reshuffle’ kabinet 2020 itu merupakan bentuk tanggung jawab dan ketegasan Presiden kepada rakyatnya.

“Belum ada pemberitahuan. Dan itu di luar kewenangan untuk dibahas. Kemarahan presiden itu suatu kewajaran, sebagai pemimpin yang memiliki tanggung jawab terhadap 265 juta jiwa. Itu sikap tegas seorang pemimpin,” tandasnya.

Kedatangan Menteri PDTT ke Jombang dalam rangka peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Bedah Sentral dan Rawat Inap Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020).

Selain Halim Iskandar, dua menteri yang hadir antara lain; Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah, serta Menteri Kesehatan (Menkes) Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar