Politik Pemerintahan

Menteri KKP Apresiasi Pabrik Garam PP Sunan Drajat

Lamongan (beritajatim.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan (PPSD). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat silaturahmi dan diskusi dengan pimpinan dan santri PPSD dalam sektor kelautan dan perikanan, Sabtu (01/05/2021).

Kedatangan rombongan KKP yang mengendarai mobil Alfphard warna hitam RI 39, Toyota Hiace W 7008 NA, Hiace L 7412 PL sambil dipatwal oleh Polda Jatim tersebut langsung disambut oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Polres Lamongan. Rombongan menuju dalem PP Sunan Drajat untuk melaksanakan silaturahmi dengan KH. Abdul Ghofur (pengasuh PP Sunan Drajat), para pengurus, dan santri.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan produk perikanan oleh Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan untuk mendukung pemenuhan protein masyarakat.

Pengasuh PP. Sunan Drajat, KH. Abdul Ghofur, menyambut baik kedatangan rombongan dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas penyerahan bantuan tersebut.

Dalam kegiatan diskusi, dia juga menyampaikan bahwa PP Sunan Drajat telah memiliki beberapa usaha yang bisa menjadi penopang dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan pesantren, salah satunya adalah usaha produksi garam SSD (Santri Sunan Drajat).

“Usaha produksi garam di PP Sunan Drajat telah mampu menghasilkan produk garam berkualitas, dengan rancangan alat pembuat garam yang baik dan memiliki instalasi pemurnian garam, PP Sunan Drajat juga telah bekerjasama dengan banyak pesantren lainnya di Jawa Timur,” kata Kiai yang memiliki 12 ribu santri tersebut.

Oleh sebab itu, KH Abdul Ghofur berharap, nantinya melalui teknologi tepat guna yang terus dikaji oleh KKP, garam SSD bisa berproduksi lebih efisien dan efektif melalui beberapa riset terapan.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M dalam sambutannya mengapresiasi langkah PP Sunan Drajat. Apreasi karena telah menjadi motor penggerak melalui berbagai kegiatan usaha yang dilakukan.

“Pertama kali menginjakkan kaki di Sunan Drajat, merasa ada yang berdetak di hati saya. Langkah ekonomi yang telah dilakukan PP Sunan Drajat ini saya yakin akan bisa menstimulasi masyarakat untuk tumbuh menuju kemandirian ekonomi,” tutur Menteri Trenggono

“Andai seluruh pesantren di Indonesia bisa mengikuti cara seperti di sini (PP Sunan Drajat), saya yakin negara kita maju,” ujarnya

Orang nomor satu di KKP tersebut juga memaparkan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat, KKP melakukan pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor yang didukung riset kelautan dan perikanan, serta pembangunan kampung-kampung perikanan air tawar, payau, dan laut barbasis kearifan lokal.

“Kita optimitis sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Sekaligus menjamin keberlanjutan ekosistem perikanan di Indonesia,” paparnya.

Komoditas, lanjut Menteri KKP, yang akan ditingkatkan produktivitasnya dan ditargetkan mampu menguasai pasar dunia, di antaranya udang, lobster dan ikan unggulan sesuai kearifan lokal di masing-masing daerah.

“Semoga produktivitas kita mampu menyaingi China, India, dan Thailand,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Nusron Wahid Politikus Partai Golkar, Dr. Rina. Dir BKIPM, Hartatik Dir PDS Penguatan Daya Saing, dan Dirjen lainnya.

Dalam rangkaian agenda ini, sebelumnya KKP telah melakukan kunjungan kerja lapangan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong untuk memberikan bantuan dan meninjau fasilitas, hingga kemudian beranjak di pabrik garam PP Sunan Drajat. [aht/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar