Politik Pemerintahan

Mengenal Lebih Dekat Kinerja Duta Besar RI melalui Forum Debriefing

Jakarta (beritajatim.com) – Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri RI, dengan semangat “Duta Besar Berbagi ke Kampus, bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LP3M), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjung Pinang, menggelar Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut, M. Basri Sidehabi (Duta Besar RI untuk Qatar periode 2016 – 2020) dan Bapak Ahmad Rusdi (Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand periode 2016 – 2020) berbagi pengalaman sebagai Kepala Perwakilan di negara akreditasi, selain itu juga menyampaikan berbagai potensi kerja sama yang masih dapat digali oleh Pemerintah Indonesia.

Forum dibuka oleh Kepala Pusat P2K2 Asia Pasifik dan Afrika BPPK, Ibu Dyah Lestari Asmarani dengan Rektor UMRAH, Bapak Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., DEA. Acara diskusi dipandu oleh Bapak Dede Ahmad Rifai (Diplomat Ahli Madya, P3K2 Aspasaf BPPK) serta Bapak Dhani Akbar S.S., M.A (Dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, FISIP UMRAH) selaku pembahas.

Duta Besar M. Basri Sidehabi berbagi informasi terkait hubungan dan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Qatar serta pengalaman beliau ketika menjadi Kepala Perwakilan di KBRI Doha. Dari aspek perdagangan, Indonesia mengalami defisit yang diakibatkan oleh impor migas dari Qatar yang cukup besar, namun ekspor Indonesia terus meningkat hingga mencapai USD123,14 juta pada tahun 2019 atau naik sekitar 77,35% dari tahun sebelumnya. Situasi politik di kawasan teluk yang akhir-akhir ini sering bergolak cukup menjadi tantangan hubungan bilateral RI-Qatar.

“Indonesia perlu mencari keseimbangan dalam menjaga hubungan dengan Qatar agar tidak berdampak buruk terhadap hubungan dengan negara teluk lainnya seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab,” ujarnya.

Duta Besar Ahmad Rusdi dalam paparannya menyampaikan seluk beluk pemerintahan di Kerajaan Thailand dan perjalanan hubungan bilateral RI – Thailand. 70 tahun hubungan diplomatic RI-Thailand sebenarnya sudah terjalin sejak jaman Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Bentuk hubungan yang terbina baik diantara keduanya terlaksana dengan saling dukung di forum internasional, kerja sama pertahanan, pendidikan, dan sebagainya. Kerja sama ekonomi dagang dan investasi juga berkembang pesat. Indonesia mitra dagang nomor 8 bagi Thailand dan Thailand adalah negara nomor 10 sumber investasi di Indonesia. Thailand merupakan salah satu negara di ASEAN yang cukup berhasil meredam Covid-19 dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Hingga saat ini jumlah angka positif mencapai kurang lebih 3837 dengan jumlah kematian hanya 60 orang.

Forum Debriefing dihadiri setidaknya 350 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari UMRAH maupun perguruan tinggi lain, BUMN, media, perwakilan RI di luar negeri, serta berbagai satuan kerja terkait di Kementerian Luar Negeri. Peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti jalannya forum. Dalam sesi tanya jawab, peserta aktif menggali informasi terkait peluang kerja sama dari para Duta Besar yang hadir sebagai narasumber. Hal tersebut menunjukkan bahwa forum Debriefing selain sebagai wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan para Duta Besar, juga dapat menjembatani kerja sama antara Perguruan Tinggi dan para pelaku usaha dengan Perwakilan RI. (hen/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar