Politik Pemerintahan

Mendes PDTT Apresiasi Webinar Nasional Gagasan DRD Pamekasan

Mendes PDTT RI, Abdul Halim Iskandar saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Webinar Nasional yang digagas DRD Pamekasan, Rabu (21/10/2020). [Foto: Medsos A Halim Iskandar]

Pamekasan (beritajatim.com) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transimigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menilai berbagai program inovatif yang digagas duet Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dan Raja’e mulai membuahkan hasil dan mulai dirasakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan di sela kegiatan Webinar Nasional membahas Inovasi Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat yang digagas Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan, Rabu (21/10/2020) kemarin.

Di mana dalam kesempatan tersebut, tercatat tiga pemateri berbeda diplot sebagai narasumber. Masing-masing Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Kepala Puslitbang Inovasi Daerah Kemendagri, Matheos Tan, serta Country Meneger BTG Group, Ferry Fernandi.

Sementara Mendes PDTT Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar menyempatkan diri sebagai keynote speaker dalam kegiatan virtual yang disaksikan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami akui bahwa inovasi, kreasi, dan keinginan untuk bersaing dalam budaya kerja birokrat masih rendah,” kata Abdul Halim Iskandar.

Suasana pelaksanaan Webinar Nasional DRD Pamekasan, di Meeting Room Bappeda Pamekasan, Jl Jokotole, Rabu (21/10/2020).

“Selain itu,  kini masih ada pandangan bahwa inovasi berpotensi berbenturan dengan kebijakan dan perarutan hukum. Namun kami berharap kegiatan webinar inovasi daerah dapat mendorong lahirnya beragam program inovatif di kabupaten Pamekasan. Khususnya dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” unykapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya menjelaskan jika Pamekasan termasuk daerah yang diuntungkan dengan kehadiran sosok pemimpin muda yang memiliki gagasan inovatif dan kreatif, serta berbagai terobosan pemikiran luar biasa.

“Kami melihat melihat pemerintahan Pamekasan dipimpin oleh Pak Badrut Tamam sebagai bupati, inovasinya sudah luar biasa. Tinggal bagaimana inovasi yang sudah luar biasa ini lebih menukik lagi, lebih menendang lagi atau dengan kata lain lebih landing lagi sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut ditegaskan jika masalah utama pemerintah daerah adalah kemiskinan, ketahanan pangan dan kesehatan. “Namun dari tiga masalah ini, kmi menilai jika Pemkab Pamekasan secara bertahap sudah melakukan berbagai kiat dan upaya serius yang sangat perlu untuk terus ditingkatkan,” tegasnya.

“Dari itu kami berharap agar kegiatan dalam rangka membahas program inovatif untuk mendorong kesejahteraan masyarakat terus digalakkan, sehingga nantinya dapat mempercepat pembangunan dan peningkatan layanan masyarakat,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar