Politik Pemerintahan

Unggul 7,7 Juta Suara di Jatim

Menang 32 Daerah, PDIP Jatim: Kemenangan Jokowi, Kemenangan Rakyat

Surabaya (beritajatim.com) – Proses rekapitulasi Pilpres 2019 di tingkat Provinsi Jawa Timur telah rampung. Hasilnya, paslon nomor 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin unggul telak atas paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi meraup 16.231.668 suara atau 65,7 persen. Sedangkan paslon 02 hanya mendapat 8.441.247 dengan persentase 34,3 persen. Selisih di antara Jokowi dan Prabowo di Jatim mencapai 7,7 juta suara.

Total suara di Jatim mencapai 25.511.241 pemilih, dengan suara tidak sah sebesar 838.326. Jokowi unggul di 32 kabupaten/kota di Jatim. Sementara Prabowo-Sandi hanya unggul di enam daerah.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari mengatakan, kemenangan Jokowi tersebut menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menentukan sikap politik berdasarkan program dan rekam jejak, tidak termakan hoaks dan fitnah.

Dengan berbagai kerja nyata Jokowi, masyarakat telah merasakan manfaatnya, mulai dari program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Landasan itulah yang membawa masyarakat Jatim memilih Jokowi.

“Alhamdulillah. Sejak awal memang kepuasan publik Jawa Timur kepada Pak Jokowi sangat tinggi. Jadi, kemenangan ini adalah kemenangan rakyat. Terima kasih untuk seluruh masyarakat Jawa Timur, baik yang memilih Pak Jokowi maupun yang memilih Pak Prabowo. Kita berdemokrasi dengan gembira, tidak ada permusuhan,” ujar Sri Untari, Sabtu (11/5/2019).

“Sekarang sudah tak ada lagi 01 dan 02, yang ada Persatuan Indonesia,” imbuhnya.

Terkait sejumlah daerah di mana Prabowo menang, seperti Pamekasan, Sampang, Sumenep, Situbondo, Bondowoso dan Pacitan, Sri Untari menghargai pilihan masyarakat di kabupaten tersebut.

“Tidak masalah, kami respek dan menghargai. Apapun itu suara rakyat. Dan kami ini menjalankan demokrasi secara konsisten. Belum unggul di daerah tertentu, ya kami terima, kami evaluasi, bukan kemudian menuduh pihak-pihak tertentu melakukan kecurangan,” jelas Sri Untari yang dalam Pemilu 2019 ini juga terpilih kembali sebagai anggota DPRD Jatim dari Dapil Malang Raya.

Dia menambahkan, pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh penyelenggara Pemilu yang telah mengawal proses demokrasi dengan baik.

“Secara umum kami melihat proses demokrasi sudah berjalan dengan baik. Masyarakat Jatim sangat dewasa, suasana kondusif, dan yang terpenting sekarang silaturahim terjalin erat, rivalitas politik yang sempat hangat kini mencair,” pungkasnya. [tok/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar