Politik Pemerintahan

Menag Lebih Pilih Bimwin Ketimbang Keluarkan Sertifikat Layak Nikah

Menteri Agama Fachrul Razi di UIN Maliki Malang.

Malang(beritajatim.com) – Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan pihaknya lebih mengutamakan melakukan bimbingan perkawainan ketimbang mengeluarkan sertifikat layak nikah untuk para calon pengantin.

“Bimbingan perkawinan sebenarnya sudah lama ada dan akan kami lengkapi lebih teknis apa yang harus distandarisasikan. Termasuk apa-apa yang diperhatikan termasuk masalah kesehatan,” kata Razi, di UIN Maliki Malang, Kamis, (21/11/2019).

Razi mengatakan, sesuai intruksi Presiden RI Joko Widodo bahwa generasi yang akan datang harus mengkonsumsi makanan bergizi agar tidak stunting. Untuk itu, bimbingan perkawinan itu bertujuan agar nantinya, keturunan atau anak dari para calon pasangan pengantin tidak mengalami gizi buruk.

“Pak Jokowi tidak ingin anak-anak jadi stunting jadi kerdil dan lambat pemikiranya. Jadi itu nanti akan menjadi satu poin penting,” ujar Razi.

Razi mengungkapkan, kedepan Bimwin akan dikembangkan dengan konsep aplikasi. Sehingga Bimwin bisa diakses oleh calon pasangan pengantin sebelum menikah.

“Dari dulu sebenarnya sudah jalan dan saat ini kita masukkan beberapa tambahan untuk melengkapi,” tandasnya. (Luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar