Politik Pemerintahan

Material Blangko e-KTP di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto Menipis

Kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto di Jalan RA Basoeni Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. [Foto: dok]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ketersediaan material blangko e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto kini semakin menipis. Ini setelah adanya lonjakan permintaan dari pemohon baru Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi¬†mengatakan, ketersediaan blangko e-KTP saat masih 1.917 keping. “Diperkirakan habis sekitar¬†empat sampai lima hari dalam pekan ini. Pengerjaan e-KTP yang selesai cetak rata-rata mencapai kurang lebih 400 keping setiap hari,” ungkapnya, Sabtu (22/8/2020).

Masih kata Bambang, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto telah mengajukan permohonan penambahan material blangko e-KTP ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri-RI). Yakni sebanyak 100 ribu keping yang didistribusikan secara bertahap pada tahun 2020.

“Adapun pasokan blangko e-KTP yang sudah diperoleh dan direalisasikan mulai dari sebanyak 4.000 keping (dua pekan habis) dan 8.000 keping. Usulan blangko e-KTP sudah disetujui sebanyak 8.000 keping dan masih menunggu pengiriman belum sampai di Kantor Dispendukcapil,” katanya.

Untuk mengantisipasi menipisnya blangko e-KTP, pihaknya akan memaksimalkan ketersediaan material blangko e-KTP yang kini semakin menipis. Namun apabila material blangko e-KTP habis maka akan meminta dari Provinsi Jatim yang biasanya mendapat tambahan 2000 keping.

“Yang terpenting pelayanan di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto tidak sampai terganggu karena ketersediaan blangko e-KTP. Karena saat ini, pemohon baru dari kalangan pelajar cukup meningkat saat pandemi Covid-19,” tegasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar