Politik Pemerintahan

Masyarakat Kota Malang Bisa Kembali Melintas Kawasan Kayutangan Heritage

Wali Kota Malang Sutiaji bersama Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata meninjau Kayutangan Heritage.

Malang(beritajatim.com) – Warga Kota Malang kembali bisa melintas kawasan Kayutangan Heritage yang berada di Jalan Basuki Rahmat hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Kawasan ini ditutup hampir dua bulan, dan mulai kembali dibuka sejak, Senin, (21/12/2020).

Walikota Malang, Sutiaji berharap setelah proses renovasi rampung dna berlanjut pada pembukaan jalan mampu mengurai kemacetan lalu lintas yang sempat terjadi saat proses pembangunan. Sebelumnya jalan di kawasan ini beraspal, kini diganti menjadi batu andesit.

“Kami sampaikan terima kasih pada warga Kota Malang yang sudah tertib berlalu lintas. Ketika awal jalan ini ditutup, sempat ada protes, itu wajar karena penyesuaian. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya, Dishub dan TNI/Polri yang selalu mendukung bagaimana pembangunan dan kondisi lalu lintas di Kota Malang berjalan dengan baik,” kata Sutiaji.

Adapun proyek pembangunan Kayutangan Heritage masuk dalam anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat senilai Rp23 miliar. Nilai sebesar itu, untuk koridor 1 dan 2 yang ditargetkan rampung pada Februari 2021 mendatang.

“Selanjutnya, pembangunan dilanjutkan menggunakan dana dari APBD. Saya berharap Agustus 2021 mendatang, wisata Kayutangan Heritage bisa dinikmati baik oleh wisatawan. Karena selain jalan, kampung kanan-kiri di sepanjang Kayutangan Heritage ini juga bernilai sejarah,” ujar Sutiaji.

Sementara itu, mekanisme pengaturan lalu lintas di kawasan Kayutangan Heritage, akan dikoordinasi dengan forum lalu lintas. Rencananya, arus lalu lintas akan dibuat satu arah. Namun, untuk skema teknisnya masih dalam pembahasan forum lalu lintas. (Luc)



Apa Reaksi Anda?

Komentar