Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Masuk Wisata Pantai saat PPKM, Humas Pemkot Malang Ngaku Cuma Istirahat 30 Menit

Malang (beritajatim.com) – Kecaman dan rasa kesal kini dirasakan warga Kabupaten Malang atas ulah rombongan gowes Wali Kota Malang Sutiaji dan pejabat Pemkot, Minggu (19/9/2021). Rombongan gowes itu memaksa masuk ke obyek wisata Pantai Kondang Merak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Padahal, wilayah aglomerasi Malang Raya masih berada di Level 3 PPKM.

Menanggapi hal itu, Kabag Humas Pemkot Malang, Donny Sandito mengklarifikasi bahwa tidak ada penolakan yang terjadi. Hanya sekadar miss komunikasi. Karena rombongan tidak bisa menghubungi pihak kepolisian akibat terganggunya sinyal.

“Sebenarnya tidak (ditolak), mungkin sinyal di sana tidak bisa (jelek). Bapak Kapolsek juga masih di kota tidak bisa dihubungi,” kata Donny Sandito.

Menurutnya, rombongan sengaja mampir untuk istirahat tidak terlalu lama. Karena perjalanan jauh, daripada beristirahat di bahu jalan. “Kita dari awal izin, tidak tahu kalau ditutup. Sempat masuk sebentar dan istirahat, daripada istirahat di pinggir jalan,” bebernya.

Dony menegaskan, sempat beristirahat selama setengah jam atau 30 menit. Rute yang dilalui memang mengarah ke Jalur Lintas Selatan (JLS), bukan untuk berwisata. “Tidak (ke pantai), kesana saja maksudnya arah ke JLS. Cuma gowes dari Kota ke Bantur saja. Biar sehat. tidak ada tujuan rekreasi,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melalui Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Baralangi mengaku segera melakukan penyelidikan. “Kami masih rapat malam ini. Kita akan selidiki,” pungkasnya. [yog/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar