Politik Pemerintahan

Masuk Bursa Pilwali Surabaya, Reni Astuti Buka Suara

Surabaya (beritajatim.com) – Politisi PKS Reni Astuti buka suara kepada beritajatim.com pada Hari Rabu (3/7/2019) terkait namanya yang masuk ke bursa calon Wali Kota Surabaya. Terlebih, PKS memiliki peluang untuk merebut kursi Wali Kota Surabaya.

Anggota DPRD Kota Surabaya itu mengaku jika saat ini dorongan dari masyarakat kepada dirinya agar maju ke Pilwali Surabaya 2020 sudah mulai bermunculan. “Dari masyarakat yang tentunya mengenal saya saja ya. Seperti Kader Bumantik dan Kader Lingkungan. Itu dorongan agar saya maju sudah mulai muncul,” kata Reni.

Meskipun demikian, Reni mengaku masih mempertimbangkan beberapa hal untuk saat ini. “Pertama tentu soal kepantasan ya. Pantas nggak sih saya ini maju jadi Wali Kota,” bebernya.

“Kedua, tentu peluang. Kan tidak bisa dipungkiri jika peluang ini sangat penting kalau soal Pilwali,” tambah politisi yang aktif di bidang pendidikan ini.

Lebih lanjut, Reni pun memastikan jika untuk saat ini yang terpenting baginya saat ini adalah untuk meneruskan perjuangannya di DPRD Surabaya. “10 tahun saya sudah mengabdi sebagai anggota DPRD, dan saat ini terpilih kembali,” ujarnya.

“Tentunya fokus utama saya saat ini adalah terus bertugas memperjuangkan aspirasi masyarakat agar bisa terwujud. Itu yang masih menjadi fokus utama saya,” pungkas Reni.

Sebagai informasi, peluang PKS merebut kursi Wali Kota Surabaya terbuka melalui riset yang dilakukan oleh pakar komunikasi politik asal UNAIR Suko Widodo. Nama politisi PKS Reni Astuti dianggap lebih memiliki peluang dari dua Srikandi Politik lainnya, Puti Guntur dan Indah Kurnia. “Reni punya relasi sosial yang kental karena tingkat interaksinya dengan warga cukup intensif, relasi sosial dua kandidat PDIP kurang intensif. Karena lebih beraktivitas di Jakarta,” ujar Suko. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar