Politik Pemerintahan

Masih Banyak Berkas Pemohon BLT UMKM di Bojonegoro yang Belum Terinput

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro masih melakukan proses verifikasi berkas permohonan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau bantuan presiden (Banpres) Produktif senilai Rp2,4 juta.

“Dari pengajuan masuk, yang sudah terinput ada sekitar 9.000 berkas dan masih banyak yang belum terinput,” ujar Kasi Pembinaan dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Ieke Nur’afni Yuliastanti, Sabtu (12/9/2020).

Saat ini, lanjut Ieke, petugas masih terus melakukan verifikasi dan menginput berkas yang masih tersisa. Bahkan, banyaknya pemohon sehingga beberapa hari terakhir pihaknya mengaku terus melakukan kerja lembur. “Berkas yang masih kurang langsung dihubungi petugas untuk dibenahi,” jelasnya.

Dia berharap, seluruh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro bisa mendapatkan BLT UMKM senilai Rp2,4 juga yang digelontorkan pemerintah hingga akhir September 2020 mendatang. “Sehingga pelaku UMKM di Bojonegoro bisa terus berkembang,” harapnya.

Sebelumnya diketahui, pendaftaran permohonan Banpres Produktif itu ditutup kemarin. Pada hari terakhir, terlihat kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di Jalan Pattimura, Kabupaten Bojonegoro dipadati pemohon. Mereka hingga rela berdesakan dan mengabaikan protokol kesehatan ditengah situasi pandemi Covid-19.

Salah seorang pedagang kaki lima (PKL) asal Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Febrilia Ningtyas mengaku ditengah situasi pandemi seperti ini, tingkat ekonomi keluarga menurun. Karena tingkat daya beli masyarakat juga minim. “Harapannya nanti bisa mendapat bantuan uang untuk mengembangkan usaha sekarang,” ujarnya. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar