Politik Pemerintahan

Masa Tenang Pilkada, Bawaslu Ponorogo: Harus Steril dari APK Paslon

Kordiv Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Ponorogo Juwaini(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Masa kampanye sudah berakhir pada Sabtu (5/12/2020) kemarin. Memasuki masa tenang, seluruh alat peraga kampanye (APK) juga harus ditertibkan. Tim kedua pasangan calon (paslon) harus ikut tanggung jawab mencopot sampah visual yang mereka pasang selama masa kampanye itu.

“Hari pertama masa tenang ini, harus mulai steril dari APK,” kata Kordiv Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Ponorogo Juwaini, Minggu (6/12/2020).

Ketentuan pemasangan APK diatur dalam peraturan KPU terkait kampanye. Seluruh kampanye dalam bentuk apapun dilarang ketika masa tenang, termasuk APK ini. Bawaslu berkoordinasi dengan KPU, Pemkab Ponorogo dan tim kedua paslon untuk mencopot APK ini. “Pelepasan APK ini sebenarnya kewajiban bersama,” katanya.

Pelepasan APK ini dilaksanakan serentak di 21 kecamatan di Ponorogo. Bawaslu, kata Juwaini mengerahkan pengawas tingkat kecamatan sampai desa. Selain itu juga dibantu dari tim paslon, kepolisian, dan pemkab dalam pelepasan APK tersebut. “Ya harapannya, hari ini pelepasan APK-nya sudah selesai,” katanya.

Untuk diketahui, pada medio akhir September hingga awal Desember ini, pemandangan di Ponorogo kurang indah. Hal itu terjadi, lantaran adanya ribuan sampah visual kedua paslon di ruas-ruas jalan. Selama masa kampanye tersebut, KPU memfasilitasi ribuan lembar APK untuk kedua paslon. Pihak paslon juga diperbolehkan memasang tambahan APK mereka sendiri. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar