Politik Pemerintahan

Masa Tenang, Masih Banyak APK Paslon Bupati Malang Terpasang

Malang (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang mengharuskan seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) Pasangan Calon Bupati Malang harus dilepas terhitung mulai tanggal 6-8 Desember karena merupakan masa tenang. Namun, di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Malang masih terlihat APK yang masih terpasang, mewarnai sejumlah titik jalan di Kabupaten Malang.

APK yang masih terpasang itu milik seluruh paslon Bupati Malang, mulai dari paslon nomor urut 1, paslon nomor urut 2 dan paslon nomor urut 3. Seluruh APK masih belum dilepas. Pemandangan itu hingga pukul 06.55 wib, Minggu (6/12/2020) masih terlihat di sepanjang jalan raya Sumbertangkil, Kecamatan Tajinan arah ke wilayah Kecamatan Bululawang. Juga di sepanjang jalan raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji.

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang M Wahyudi mengakui belum sepenuhnya APK dibersihkan. Karena terbatasnya peralatan. Apalagi, saat ini musim penghujan. Dalam proses pembersihan lanjut dia, satu hal utama yang perlu diperhitungkan adalah keselamatan.

“Memang belum sepenuhnya bersih, tadi pukul 00.00 wib sudah dibersihkan serentak tapi terkendala alat, tidak mungkin kami memanjat perlu mobil crane, sekarang licin musim hujan dan APK ada yang besar,” ungkap Wahyudi, Minggu (6/12/2020).

Ia mengatakan hari ini, proses pembersihan masih terus berlanjut selama masa tenang tidak ada APK yang terpasang. Wahyudi melanjutkan, pasal 31 PKPU nomor 11 tahun 2020 tentang kampanye diamanatkan bahwa KPU berkoordinasi dengan stakeholder dan Bawaslu untuk melakukan pembersihan APK tiga hari sebelum pencoblosan.

Ia menepis penyelenggara Pilkada Kabupaten Malang melakukan pembiaran terhadap APK yang masih terpasang itu. Ditegaskan, masih ditemukannya APK di beberapa titik, murni karena terbatasnya peralatan sehingga perlu waktu untuk menertibkan. “Tidak boleh dikatakan pembiaran, kami perlu waktu untuk menertibkan,” tegasnya.

Wahyudi berharap, pada masa tenang ini, tim pemenangan masing masing paslon juga ikut menertibkan dan menurunkan APK sebagai wujud komitmen tidak ada lagi kampanye di masa tenang dalam bentuk apapun. “Memang yang menjadi leading sektor adalah KPU bersama stakeholder, tapi kami berharap tim paslon juga ikut. Kemaren di beberapa kecamatan tim paslon juga ikut melepas,” pungkasnya. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar