Politik Pemerintahan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Mas Ipin: Pejabat 30 Tahun Dianggap Terlalu Muda, Itu Kemunduran!

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, Ketua DPD Taruna Merah Putih (TMP) Jatim, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) menantang para generasi muda saat ini berani menjadi pejabat di pemerintahan. Seperti bupati atau walikota dan anggota DPR RI.

“Kalau ada pejabat usia 30 hingga 35 tahun dianggap terlalu muda, maka itu akan kembali ke belakang atau kemunduran. Ingat, sebenarnya waktu perjuangan dulu dibangun oleh anak muda,” tegasnya saat Sarasehan Pemuda ‘Merayakan Keberagaman Demi Kejayaan Indonesia Raya di Kantor DPD PDIP Jatim, Minggu (27/10/2019) malam.

Menurut Mas Ipin yang juga Ketua DPD KNPI Jatim ini, jika ada yang merasa tidak baik di pemerintahan, maka anak muda harus berani tampil menjadi anggota DPR, walikota atau bupati.

Ketika ada yang tidak beres dengan legislasi atau dianggap terdapat sesuatu, lanjut dia, maka para generasi muda harus berani membuka suara dan bisa memanfaatkannya dengan baik. “Bayangkan ketika teman mahasiswa berkumpul, kemudian mau bersatu dan mengusulkan menjadi anggota DPR dari teman-teman mahasiswa sendiri, lalu didudukkan pada parlemen, maka tentu akan lebih solid,” tuturnya.

Mas Ipin menilai untuk mencapai garis perjuangan yang lebih konkret, generasi muda juga harus berjuang dari dalam. Tidak harus turun ke jalan dan melakukan aksi parlemen jalanan.

Politisi muda yang juga Bupati Trenggalek ini ingin merefleksikan Hari Sumpah Pemuda kembali dengan berharap jangan sampai ada generasi muda bangsa ini terpecah belah. “Yang harus diingat, bahwa persatuan Indonesia akan semakin kuat saat front nasionalis dan agama menjadi satu. Saya rasa jangan kita sampai terpecah belah dan terlalu fanatik terhadap golongan,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar