Politik Pemerintahan

Mas Dhito Makan Bersama Pemulung di TPA Sekoto

Kediri (beritajatim.com) – Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono meneruskan agenda kampanyenya. Kali ini dia blusukan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekoto di Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Selain berdialog dengan para pemulung, putra Seskab Pramono Anung itu juga makan bareng mereka. Bahkan, sebelum makan, Mas Dhito sempat melayani mereka dengan membagikan makanan satu persatu.

“Bapak/ibu semua sudah berapa lama bekerja disini? tanya mas Dhito sambil makan bersama. Mereka menjawab berbeda-beda. Ada yang sudah 5 hingga 6 tahun. Malahan, ada yang sampai belasan tahun.

Mas Dhito kemudian bertanya tentang program jaminan sosial. Apakah seluruhnya telah tercover oleh bantuan sosial seperti, PKH, BPNT, BPJS Kesehatan. Ternyata dari sekitar 40 orang pemulung yang bekerja di TPA Sekoto, setengahnya tidak terdaftar sebagai penerima bansos.

“Setelah kita data, ternyata ada sekitar 21 orang yang tidak masuk sebagai penerima bantuan seperti PKH, BPNT, BPJS Kesehatan dan bansos pemerintah lainnya,” ungkap pria 28 Tahun ini.

“Data ini selanjutnya akan kami koodinasikan dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial. Kami usahakan agar semuanya bisa tercover oleh bantuan sosial tersebut,” imbuh Mas Dhito.

Dari dialog dengan para pemulung tersebut, Mas Dhito menerima aspirasi tentang keinginan dibangunkan tempat untuk berteduh. Mereka sangat membutuhkan, terlebih di musim penghujan ini agar bisa memilah sampah tanpa terkena air hujan.

Diakui Mas Dhito sampah menjadi persoalan serius dimanapun, termasuk di Kabupaten Kediri. Sebab, apabila tidak dikelola dengan baik, maka TPA yang ada nantinya tidak akan mampu menampung produksi sampah. Terlebih di Kabupaten Kediri hanya memiliki satu TPA yakni di Desa Sekoto ini.

“Makanya penting adanya pemilahan sampah sejak berada di TPS (Tempat Penampungan Sementara). Sehingga sampah yang masuk ke TPA ini sudah terpilah. Sampah yang organik dan yang anorganik bisa dipisahkan,” jelasnya.

Bila kelak terpilih dalam Pilkada Kabupaten Kediri, 9 Desember 2020 mendatang, Mas Dhito mengiginkan adanya pengelolaan sampah dengan baik. Caranya dengan menggalakkan program 3R (reduse, reuse, dan recycle) dengan membuat tempat sampah 3R. [nm].





Apa Reaksi Anda?

Komentar